Page 178 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 178
Dia menyarankan pekerja dan perusahaan agar menjalin dialog agar muncul kesepakatan. Bila
tidak kunjung sepakat, para pekerja dapat membuat laporan secara tertulis kepada Disnaker
Kota Tangerang.
"Dari laporan itu, kami bakal tindak lanjuti. Kami panggil perusahaan dan pekerja untuk mencari
solusinya," ucapnya.
Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnaker Kota Tangerang Asep Rahmad mengimbau
perusahaan untuk mengikuti aturan pembayaran THR sesuai dengan Surat Edaran (SE) Nomor
M/6/ HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan. Surat
tersebut mengatur pembayaran THR keagamaan paling lama tujuh hari sebelum hari raya
keagamaan.
Dalam pelaksanaannya, THR keagamaan diberikan kepada pekerja atau buruh yang telah
mempunyai masa kerja satu bulan secara terus-menerus atau lebih THR keagamaan juga
diberikan kepada pekerja atau buruh yang mempunyai hubungan kerja dengan pengusaha
berdasar perjanjian kerja waktu tidak tertentu atau perjanjian kerja waktu tertentu.
Terkait perusahaan terdampak pandemi Covid-19 dan tidak mampu memberikan THR sesuai
waktu yang ditentukan, kepala daerah diminta untuk memberikan solusi dengan mewajibkan
pengusaha berdialog dengan pekerja atau buruh untuk mencapai kesepakatan "Kalau di antara
keduanya ada kesepakatan untuk bipartit, ya enggak jadi masalah. Tapi, kalau pihak pekerja
tetap tidak menerima, bisa mengadukan lewat surat pengaduan. Nanti, kami panggil keduanya,"
jelas Asep.
Bila mediasi keduanya gagal, masalah itu diserahkan kepada bagian pengawasan di Disnaker
Banten. Sebab, Disnaker Banten mempunyai wewenang untuk memberikan sanksi kepada
perusahaan yang melanggar "Kami panggil dulu. Kami bipartit dulu. Kalau masih ada jalan keluar,
tinggal diselesaikan. Kalau nggak ada jalan keluar, tinggal dilaporkan ke bagian pengawasan,"
ucapnya. (dom/co4/ind)
caption
KERJA KERAS: Para pekerja berjalan setelah seharian bekerja di perusahaan. Masih ada THR
yang dibayar secara dicicil.
177

