Page 246 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 246
Judul Ini Serius Gaes, Menaker Ida Ancam Sanksi Tegas Pengusaha Tak
Bayar THR, Alasan Ekonomi Sulit Enggak Laku
Nama Media bizlaw.id
Newstrend Posko THR 2021
Halaman/URL https://bizlaw.id/read/41088/Ini-Serius-Gaes-Menaker-Ida-Ancam-
Sanksi-Tegas-Pengusaha-Tak-Bayar-THR-Alasan-Ekonomi-Sulit-
Enggak-Laku
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-05-08 14:57:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Sebelumnya kami konsentrasi pada layanan
informasi dan konsultasi terkait THR, maka sekarang kami perkuat aspek pengawasan dan
penegakan hukum terhadap pelanggaran aturan THR
positive - Anwar Sanusi (Sekretaris Jenderal Kemenaker) Kami menindaklanjuti pengaduan
dalam Posko THR secara periodik, kemudian langsung berkoordinasi dengan dinas-dinas
ketenagakerjaan untuk memerintahkan pengawas ketenagakerjaan melakukan pemeriksaan
pelaksanaan THR
negative - Anwar Sanusi (Sekretaris Jenderal Kemenaker) Dalam hal THR keagamaan tidak
dibayar sesuai kesepakatan dan atau kesepakatan pembayar THR di bawah ketentuan
perundang-undangan, maka pengawas akan melakukan pengawasan pelaksanaan pembayaran
THR, berupa nota pemeriksaan sampai dengan rekomendasi kepada pejabat berwenang pada
kementerian/lembaga atau daerah setempat untuk pengenaan sanksi administratifnya
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah memastikan pengusaha yang melanggar
aturan Tunjangan Hari Raya (THR) bakal kena sanksi tegas. "Sebelumnya kami konsentrasi pada
layanan informasi dan konsultasi terkait THR, maka sekarang kami perkuat aspek pengawasan
dan penegakan hukum terhadap pelanggaran aturan THR," kata Ida seperti dikutip
CNNIndonesia, Sabtu (8/5/2021). Menaker Ida mengungkapkan, memasuki periode H-7
Lebaran, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat aspek pengawasan dan
penegakan hukum untuk memastikan pembayaran THR bagi pekerja/buruh berjalan lancar dan
sesuai ketentuan.
245

