Page 465 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 465
Judul Kemnaker Target Balai Latihan Kerja Batam Rampung Tahun 2024
Nama Media tribunnews.com
Newstrend BLK di Batam
Halaman/URL https://www.tribunnews.com/nasional/2021/05/07/kemnaker-target-
balai-latihan-kerja-batam-rampung-tahun-2024
Jurnalis Larasati Dyah Utami
Tanggal 2021-05-07 19:04:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menerima kunjungan Gubernur Kepri, Ansar
Ahmad, di Kantor Kemnaker, Jakarta pada Jumat (7/5/2021). Pokok pembahasan keduanya
yakni terkait pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kawasan Industri Batam yang sudah
direncanakan sejak tahun 2018, namun belum direalisasikan.
KEMNAKER TARGET BALAI LATIHAN KERJA BATAM RAMPUNG TAHUN 2024
JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menerima kunjungan Gubernur
Kepri, Ansar Ahmad, di Kantor Kemnaker, Jakarta pada Jumat (7/5/2021).
Pokok pembahasan keduanya yakni terkait pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kawasan
Industri Batam yang sudah direncanakan sejak tahun 2018, namun belum direalisasikan.
Padahal hingga saat ini belum ada satu pun kawasan industri disana yang memiliki BLK Unit
Pelayanan Teknis Pusat (UPTP) milik Kemnaker.
Ida Fauziyah mengatakan BLK Kota Batam akan difokuskan pada program pelatihan kerja yang
dikhususkan pada jenis-jenis kejuruan yang dibutuhkan oleh industri-industri di sekitar kawasan
Batam.
"Ketersediaan pelatihan kerja akan merujuk pada pertumbuhan dan perkembangan industri di
sekitar Batam serta disesuaikan dengan kebutuhan tenaga kerjanya," ujar Menaker Ida Fauziyah
dalam keterangannya, Jumat (7/5/2021).
Pembangunan BLK Batam disebut akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan dan
diperkirakan akan memakan waktu selama tiga tahun, mulai tahun 2021 dan rampung tahun
2024.
Ida menjelaskan, SDM yang akan dihasilkan oleh BLK Kota Batam ini diharapkan dapat
memenuhi kebutuhan industri, baik di wilayah Kota Batam maupun Provinsi Kepri secara
keseluruhan.
464

