Page 578 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 578

yang  telah  dibentuk,  serta  tak  segan  memberikan  sanksi  sesuai  kewenangannya  bila  terjadi
              pelanggaran aturan THR.
              "Sebelumnya kita konsentrasi pada layanan informasi dan konsultasi terkait THR, maka sekarang
              kita perkuat aspek pengawasan dan penegakan hukum terhadap pelanggar aturan THR," kata
              Menaker Ida di Jakarta, pada Jumat (7/5/2021).

              Posko Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan 2021 Kementerian Ketenagakerjaan mencatat,
              ada 1.569 laporan yang masuk di Posko THR selama kurun waktu 20 April sampai dengan 6 Mei
              2021. Jumlah tersebut terdiri dari 670 konsultasi THR dan 899 pengaduan THR.

              Ada berbagai kategori sektor usaha yang masuk dalam laporan posko THR 2021 diantaranya,
              ritel,  jasa  keuangan  dan  perbankan,  konstruksi,  manufaktur,  migas,  alat  kesehatan,  industri
              makanan dan minuman, dan lain-lain.

              Beberapa permasalahan pembayaran THR yang diadukan antara lain THR tidak dibayar sama
              sekali, dibayar sebagian, dibayar bertahap dengan kesepakatan atau tanpa kesepakatan, dibayar
              bukan dalam bentuk uang, dan perusahaan tidak mampu karena terdampak pandemi Covid-19.

              Sementara  itu,  Sekjen  Kemnaker,  Anwar  Sanusi,  mengatakan,  Kemnaker  mengerahkan
              Pengawas  Ketenagakerjaan  yang  berada  di  tingkat  pusat  dan  daerah  untuk  mengawasi
              pelaksanaan pembayaran THR.

              "Kita langsung menidaklanjuti pengaduan dalam Posko THR secara periodik, kemudian langsung
              berkoordinasi  dengan  dinas-dinas  ketenagakerjaan  untuk  memerintahkan  pengawas
              ketenagakerjaan melakukan pemeriksaan pelaksanaan THR," kata Anwar.

              Lebih jauh Anwar mengatakan, tadi pagi, Ditjen Binwasnaker dan K3 telah melakukan koordinasi
              dengan  seluruh  Kepala  Dinas  Ketenagakerjaan,  Pengawas  Ketenagakerjaan  dan  Mediator  di
              seluruh Indonesia melalui virtual untuk mengkoordinasikan langkah-langkah penegakan hukum
              pelaksanaan THR.

              Anwar juga menyampaikan bahwa bagi perusahaan yang terdampak Covid-19 dan tidak mampu
              memenuhi pembayaran THR, didorong untuk melakukan dialog untuk pelaksanaan pembayaran
              THR keagamaan dengan tetap mengacu pada peraturan perundang-undangan.

































                                                           577
   573   574   575   576   577   578   579   580   581   582   583