Page 72 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 72
PENJELASAN MENAKER SOAL RATUSAN TKA DATANG KE INDONESIA SAAT
LARANGAN MUDIK
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah akhirnya angkat bicara terkait kedatangan para
tenaga kerja asing (TKA) ke Indonesia pada momen mudik lebaran 2021. Ida meminta publik
melihat lebih objektif terkait kedatangan para TKA tersebut. "Kita perlu melihat masalah tenaga
kerja asing (TKA) secara lebih objektif tidak hanya terbatas pada isu momen mudik lebaran saat
ini," kata Ida kepada merdeka.com, Minggu (9/4).
Dia menyebut keberadaan TKA sejalan dengan arus investasi asing, sehingga dapat mendorong
pertumbuhan ekonomi dan memperluas kesempatan kerja. "Salah satunya melalui agenda
proyek strategis nasional (PSN)," bebernya.
Ida menegaskan jumlah TKA yang ada dalam satu perusahaan dipastikan tidak akan melebihi
pekerja Indonesia atau lokal. Sebab kata dia pemerintah dalam memberikan izin menggunakan
TKA tetap memperhatikan penggunaan tenaga kerja lokal.
"Data menunjukkan rata-rata penggunaan TKA selama lima tahun terakhir (2016-2020)
mencapai 93 ribu orang. Jika dilihat jumlahnya sangat jauh dibandingkan angkatan kerja kita
yang bekerja, di mana data BPS terbaru per Februari 2021 mencapai 131 juta orang," ujar dia.
Lebih dari itu kata Ida, pengendalian TKA juga dilakukan melalui pos-pos jabatan mana saja
yang dapat diisi oleh mereka. Dia mengatakan data menunjukkan bahwa jabatan TKA yang
masuk ke Indonesia sebanyak 65 persen berada di jabatan manager dan profesional.
"Pemerintah juga mewajibkan adanya transfer teknologi dan keahlian (knowledge) dari TKA ke
tenaga kerja lokal sehingga ke depan kita memiliki stok angkatan kerja yang lebih kompeten
untuk mampu mengisi demand tenaga kerja dari investasi PMA yang menggunakan teknologi-
teknologi baru," tandasnya.
Terpisah, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19, Siti Nadia Tarmizi menegaskan 160 penumpang
pesawat kedatangan luar negeri tiba di Indonesia, wajib menjalani karantina selama lima hari
sekaligus melakukan uji swab dengan hasil negatif Covid-19.
Pernyataan Nadia sekaligus menjawab kritik terkait 160 penumpang dengan pesawat China
Southern Airlines CZ387, regular flight, dari Guangzhou RRT di Bandara Soekarno Hatta pada
Sabtu (8/5) pukul 05.00 WIB.
"Kalau mereka ke karantina selama 5 hari dan PCR negatif dua kali, kalau positif ya harus diisolasi
jadi harus dipatuhi," ucap Nadia, Sabtu (8/5).
Setelah menjalani isolasi dan hasil PCR dua kali menunjukan hasil negatif, pihak imigrasi akan
memeriksa segala dokumen para WNA. Jika berkas tidak sesuai, para WNA akan dideportasi.
"Dipastikan dokumen imigrasi sesuai kalau tidak ya harus dideportasi," tandasnya.
Sebelumnya, tercatat ada 160 penumpang kedatangan dari Guangzhou, China, dengan pesawat
China Southern Airlines CZ387 (regular flight) di Bandara Soekarno Hatta pada Sabtu pukul 05.00
WIB.
Pihak imigrasi menyampaikan bahwa seluruh WNA telah memenuhi aturan keimigrasian dengan
jenis visa dan kegiatan yang sesuai dengan Peraturan Menkumham Nomor 26 Tahun 2020 yaitu
untuk kegiatan bekerja.
Seluruh WNA, disebutkan telah mengantongi rekomendasi dari instansi yang berwenang. Adapun
detail penumpang yaitu 157 WNA, dan 3 WNI.
71

