Page 289 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 DESEMBER 2020
P. 289

Penghargaan diberikan ke pria dan perempuan Indonesia yang dinilai menginspirasi dan menjadi
              teladan WNI lainnya.
              Tahun ini Susilawati yang merupakan perempuan asal Sukabumi dinobatkan sebagai peraih PMI
              Awards.

              Susilawati diketahui telah bertolak dari Indonesia ke Riyadh pada 2009 atau lebih kurang 11
              tahun yang lalu.

              Bukan tanpa alasan, kepergiannya ke Arab Saudi demi memperbaiki ekonomi keluarga.
              Susilawati diketahui membiayai anak tunggalnya setelah bercerai dengan suami. Dia bekerja
              sebagai asisten rumah tangga (ART) di kawasan Al-Narjis.

              Susi dinilai pantas menjadi sosok inspiratif bagi WNI lain karena keuletannya selama bekerja di
              Arab Saudi.

              Selain bekerja sebagainya ART, dia juga mencoba tantangan baru yaitu bisnis online dengan
              berjualan pakaian dan kerudung produk Indonesia untuk dijual ke sesama WNI atau PMI di Arab
              Saudi.

              "Lumayan, bisa untuk menambah penghasilan," ujar Susi kepada Dewan Juri PMI Awards seperti
              dikutip dari rilis KBRI Riyadh.
              Dengan penghasilan sebagai ART dan bisnis sampingannya tersebut, Susi berhasil membangun
              rumah sendiri untuk keluarga dan orangtuanya di Sukabumi.

              Dia juga mampu membeli sawah dan berhasil membiayai anaknya yang kini duduk di bangku
              Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

              Kesuksesan pekerjaan dan keberhasilan ekonomi tak lantas membuatnya lupa dengan sekitar.
              Susi dinilai banyak membantu sesama PMI yang kesusahan akibat lockdown pada awal-awal
              wabah Covid-19 di Riyadh.

              Ia memberikan secara cuma-cuma sebagian pakaian dan kerudung dagangannya kepada mereka
              yang membutuhkan.
              "Saat  situasi  sulit  kemarin,  Susi  menelepon  saya  untuk  menyebar  bantuan  sembako,"  ujar
              Subhan, salah satu aktivis komunitas "Viking KSA" Riyadh yang bercerita kepada KBRI.

              "Setidaknya ada lebih 30 orang yang mendapat bantuan dari Susi," kata dia.

              Subhan sudah mengenal Susi sejak 2013 kala dirinya memesan baju koko.

              Subhan lalu diajak bekerja sama untuk mengantarkan baju-baju pesanan ke para pelanggan
              jualan Susi dengan imbalan jasa ongkos kirim.

              "Hebatnya, ada banyak orang yang menunggak pembayarannya tapi Susi tetap semangat dan
              tidak marah kepada mereka," cerita Subhan.

              Pada penghargaan PMI Awards, Susi mendapat hadiah Rp 2 juta. Namun, Susi memilih agar
              uang tersebut disumbangkan ke masjid, panti asuhan atau orang yang layak dibantu.
              Bagi Susi, rezeki yang dianugerahkan Allah kepadanya sudah sangat disyukuri.

              "Saya sudah cukup bersyukur dan terharu terpilih sebagai pemenang PMI Award 2020," kata
              Susi seperti ditirukan oleh Sujaya Kasim, salah satu sesepuh WNI di Riyadh yang juga menjadi
              Dewan Juri PMI Awards.
                                                           288
   284   285   286   287   288   289   290   291   292   293   294