Page 145 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 JUNI 2021
P. 145
Sebanyak 131 PMIB yang tiba pada pukul 14.00 WIB dengan menggunakan pesawat Garuda
Indonesia. Sebelum kembali daerah asal, mereka akan menjalani karantina selama lima hari di
Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.
Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker, Suhartono melaporkan bahwa 131 PMIB yang dideportasi
dari Malaysia tersebut terdiri dari 63 orang laki-laki dan 68 orang perempuan. "Dalam rombongan
kali ini, balita ada 3 orang yaitu 2 balita laki-laki dan 1 perempuan. Jadi total 131 PMIB/WNI, 63
laki-laki dan 68 perempuan," ujarnya.
Suhartono mengungkapkan, berdasarkan informasi dari Kementerian Luar Negeri, awalnya data
kepulangan kelompok rentan gelombang kedua ini berjumlah 148 orang. Namun, terdapat 10
orang yang gagal terbang dikarenakan terkonfirmasi positif Covid-19. "Saat ini masih dalam
penanganan karantina di Malaysia, 1 orang lahiran, dan 6 orang dikategorikan kontak erat
dengan yang positif. Jadi, hanya 131 PMIB dalam status fit to fly," katanya, menambahkan.
Lebih lanjut, 131 orang yang dipulangkan tersebut berasal dari 17 provinsi, terbanyak berasal
dari Jawa Timur dan Sumatera Utara sebanyak 36 orang, Jawa Barat (10), dan diikuti Nusa
Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Lampung masing-masing 7 orang. Selanjutnya, PMIB
dari Aceh dan Sumatera Selatan masing-masing 6 orang, disusul Jawa Tengah (4), Jambi (3),
Sumatera Barat dan Sulawesi Tengah (2), dan Kalimantan Barat, Riau, Kepulauan Riau, Sulawesi
Barat, dan DI Yogyakarta masing-masing satu orang.
"Biaya pemulangan dari Malaysia ke Indonesia ditanggung oleh Kemlu dengan menggunakan
anggaran pelindungan WNI. Sedangkan pemulangan ke daerah asal akan dilakukan oleh BP2MI
dan Kemsos," kata Suhartono.
Suhartono menambahkan, pelaksanaan pemulangan 131 PMIB ini dilaksanakan dengan tetap
memperhatikan protokol kesehatan. "Setelah tiba di Wisma Atlet dilakukan PCR dan kembali PCR
sehari sebelum pemulangan ke daerah asal," ujarnya. (.
144

