Page 491 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 491

Kewajiban itu sudah diatur dalam Surat Edaran Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan
              Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan yang
              keluar pada 12 April 2021 dan ditujukan kepada para gubernur di seluruh Indonesia.

              "Para pengusaha kita harapkan memberikan kompensasi THR bagi karyawannya untuk buruh,"
              kata dia.

              #div-gpt-ad-parallax  iframe{height:  600px  !important}.li_wrap_flying_carpet{padding:  0
              10px!important;margin-right:     -15px;margin-left:     -15px}.wrap_flying_carpet{text-align:
              center}.flying_carpet_show{width:     100%;height:      300px;position:     relative;overflow:
              visible}.flying_carpet_show_inner{width:  100%;height:  100%;position:  absolute;top:  0;left:
              0;clip:   rect(auto,   auto,   auto,   auto)}.flying_carpet_show_fix{width:    100%;height:
              100%;position:  fixed;top:  10%;left:  0;-moz-transform:  translateZ(0);-webkit-transform:
              translateZ(0);-ms-transform:       translateZ(0);-o-transform:       translateZ(0);transform:
              translateZ(0);margin:  0  auto}.flying_carpet_show_banner{width:  auto;border:  none;position:
              absolute;left: 41%;top: 80px;-moz-transform: translateX(-50%);-webkit-transform: translateX(-
              50%);-ms-transform: translateX(-50%);-o-transform: translateX(-50%);transform: translateX(-
              50%);max-width:      790px}.flying_carpet_show_banner      img{max-width:      100%;margin:
              0}@media  only  screen  and  (max-width:991px){.flying_carpet_show_banner{max-width:
              440px;top:          25px}}@media            only          screen          and          (max-
              width:767px){.flying_carpet_show_banner,.flying_carpet_show_banner                img{width:
              100%}.flying_carpet_show_banner{max-width:           100%;top:       50px;left:50%;padding:
              0}}.flying_carpet_show_fix{top:              0}.li_wrap_flying_carpet{padding:             0
              10px!important}.flying_carpet_show{width:           100%;position:          relative;overflow:
              visible}.flying_carpet_show_inner{margin:  0  }  Sementara  itu,  Menteri  Ketenagakerjaan
              (Menaker)  Ida  Fauizyah  mengingatkan  para  pengusaha  tentang  denda  dan  sanksi  yang
              dikenakan,  jika  tidak  melakukan  kewajiban  membayar  tunjangan  hari  raya  (THR)  kepada
              karyawannya.

              "Saya tekankan bahwa THR Keagamaan wajib dibayarkan paling lama tujuh hari sebelum hari
              raya keagamaan pekerja atau buruh yang bersangkutan," kata dia dalam konferensi pers virtual
              Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang dipantau dari Jakarta pada Senin (12/4/2021).

              Bagi  perusahaan  yang  terdampak  Covid-19  dan  tidak  mampu  memberikan  THR  2021  sesuai
              dengan waktu yang telah ditentukan, dalam edaran tersebut mewajibkan pengusaha melakukan
              dialog dengan pekerja untuk mencapai kesepakatan yang dilaksanakan secara kekeluargaan dan
              dengan itikad baik dan berdasarkan laporan keuangan internal.

              Hasil  dari  dialog  tersebut  harus  dilaporkan  ke  Dinas  Ketenagakerjaan  setempat  dengan
              pemberian THR paling lambat dilakukan sehari sebelum hari raya keagamaan.

              Dia mengingatkan, terdapat sanksi bila terlambat atau bahkan tidak membayar THR tersebut.
              "Pengusaha  yang  terlambat  membayar  THR  keagamaan  kepada  pekerja  atau  buruh  dikenai
              denda sebesar lima persen dari total THR yang harus dibayar sejak berakhirnya batas waktu
              kewajiban pengusaha untuk membayar," kata Ida.

              Pengusaha yang tidak membayar THR dalam waktu yang ditentukan juga dapat dikenakan sanksi
              administrasi sesuai ketentuan pemerintah.

              Sanksi  tersebut  dapat  berupa  teguran  tertulis,  pembatasan  kegiatan  usaha,  penghentian
              sementara sebagian atau seluruh alat produksi serta pembekuan kegiatan usaha.

              Selain itu, pengenaan denda dan sanksi tersebut tidak menghilangkan kewajiban pengusaha
              untuk tetap membayar THR kepada pekerja.


                                                           490
   486   487   488   489   490   491   492   493   494   495   496