Page 673 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 673

Hal ini diatur dalam Surat Edaran Menaker RI Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan
              Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan tahun 2021 Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan yang
              dikeluarkan per 12 April 2021 dan ditujukan kepada para kepala daerah.

              "Pengusaha  yang  tidak  mampu  membayar  THR  Keagamaan  agar  melakukan  dialog  dengan
              pekerja  atau  buruh  untuk  mencapai  kesepakatan,"  ungkapnya  dalam  acara  konferensi  pers
              tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021, Senin (12/4).

              Dia  mengatakan  bahwa  kesepakatan  yang  dicapai  dengan  dialog  birpartit  sendiri  harus
              dilaksanakan secara kekeluargaan. Kemudian harus disertai itikad baik antara kedua belah pihak.

              "(Hasil)  kesepakatan dibuat  secara  tertulis  mengenai  waktu  pembayaran  THR dengan paling
              lambat dibayar sebelum hari raya keagamaan tahun 2021 atau H-1," imbuhnya.

              Dia  menambahkan,  kesepakatan  itu  sendiri  harus  dilakukan  berdasarkan  laporan  keuangan
              internal perusahaan yang transparan. "Laporan keuangan perusahaan yang benar adalah dua
              tahun terakhir," terangnya.

              Selain  itu,  kesepakatan  ini  dipastikan  tidak  menghilangkan  kewajiban  pengusaha  untuk
              membayar  THR  Keagamaan  tahun  2021  kepada  pekerja  atau  buruh  dengan  besaran  sesuai
              ketentuan  peraturan  perundang-undangan.  Sehingga  buruh  tetap  menerima  haknya  untuk
              mendapatkan THR Keagamaan secara utuh.

              [idr].















































                                                           672
   668   669   670   671   672   673   674   675   676   677   678