Page 787 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 787
Judul Menaker: THR Paling Lambat Seminggu Sebelum Hari Raya
Nama Media suara.com
Newstrend Aturan THR 2021
Halaman/URL https://sumut.suara.com/read/2021/04/12/104558/menaker-thr-paling-
lambat-seminggu-sebelum-hari-raya
Jurnalis Suhardiman
Tanggal 2021-04-12 10:45:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) THR keagamaan adalah merupakan
pendapatan non upah yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja atau buruh paling
lama 7 hari sebelum hari raya keagamaan tersebut tiba
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Untuk mencapai kesepakatan yang
dilaksanakan secara kekeluargaan disertai itikad baik
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Selanjutnya hasil dari kesepakatan dilaporkan
kepada dinas ketenagakerjaan setempat
Ringkasan
Pengusaha diwajibkan membayar tunjangan hari raya ( THR ) kepada pekerja atau buruh paling
lambat seminggu sebelum hari raya keagamaan tiba. Hal itu sudah sesuai dengan Peraturan
Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 dan Peraturan Menaker Nomor 6 Tahun 2016.
MENAKER: THR PALING LAMBAT SEMINGGU SEBELUM HARI RAYA
SuaraSumut.id - Pengusaha diwajibkan membayar tunjangan hari raya ( THR ) kepada pekerja
atau buruh paling lambat seminggu sebelum hari raya keagamaan tiba.
Hal itu sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 dan Peraturan
Menaker Nomor 6 Tahun 2016.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, pengusaha yang tidak mampu
memenuhinya wajib melakukan dialog secara kekeluargaan dengan pekerja atau buruh untuk
mencapai kesepakatan.
786

