Page 874 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 874

MASIH ADA 103 PERUSAHAAN YANG BELUM BAYAR THR TAHUN LALU

              Pihak  Kementerian  Ketenagakerjaan  menyatakan  masih  ada  103  perusahaan  yang  belum
              membayarkan  Tunjangan  Hari  Raya  (  THR  )  tahun  2020.  Kemnaker  melalui  Dinas
              Ketenagakerjaan (Disnaker) sedang melakukan pemeriksaan terhadap perusahaan-perusahaan
              tersebut agar segera menyelesaikan kewajibannya membayar THR.

              "Ada 103 perusahaan yang sedang dalam proses pengawasan dan pemanggilan dinas untuk
              pelaksanaan  nota  pemeriksaan  satu  dan  dua.  Di  mana  beberapa  di  antaranya  terkait
              permasalahan  perselisihan  hubungan  industrial  yang  lagi  berproses  sesuai  mekanisme  di
              pembinaan hubungan industrial," ucap Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam konferensi
              pers secara virtual pada Senin (12/4/2021).

              Data Kemnaker menunjukan ada 410 pengaduan mengenai pembayaran THR Idulfitri 2020. Dari
              laporan tersebut terdapat 307 perusahaan yang sudah selesai melakukan pembayaran THR dan
              103 perusahaan yang belum menyelesaikan kewajiban pembayaran THR.
              "Sebanyak 307 perusahaan sudah melaksanakan pembayaran THR baik yang terlambat bayar
              maupun tertunda," ucap Ida.

              Ida mengatakan pada tahun 2020 pihaknya telah memberikan kelonggaran bagi perusahaan
              yang tidak mampu membayar THR keagamaan pada waktu yang ditentukan sesuai ketentuan
              peraturan  perundang-undangan  agar  melakukan  dialog  antara  pengusaha  dan  pekerja  atau
              buruh dengan menyepakati pembayaran THR yang dilakukan secara bertahap. Hal ini sesuai
              dengan Surat Edaran Menaker Nomor 6 Tahun 2020 dengan pertimbangan kelangsungan usaha
              dan kebutuhan pekerja atau buruh atas pemenuhan pembayaran THR. Sejak tahun 2020 lalu
              pemerintah  telah  melakukan  sejumlah  kebijakan  untuk  mendorong  perekonomian  untuk
              mengatasi dampak pandemi Covid-19 ini.

              "Roda perekonomian sudah mulai bergerak kegiatan masyarakat kegiatan ekonomi masyarakat
              juga sudah mulai membaik kembali meski secara terbatas menuju ke arah pemulihan ekonomi
              dan kembali ke zona positif pertumbuhan ekonom nasional," ucap Ida.

              THR  2021  Sementara  itu  untuk  pelaksanaan  pembayaran  THR  2021,  bagi  pengusaha  yang
              terlambat membayar THR kepada buruh dikenakan denda sebesar 5% dari total THR yang harus
              dibayar. Pengenaan denda tidak mengurangi kewajiban pengusaha untuk tetap membayarkan
              THR keagamaan ke pekerja atau buruh.

              Ida mengatakan berdasarkan Peraturan Pemerintah No 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan
              disebutkan pengusaha yang tidak membayar THR dikenakan sanksi administratif berupa teguran
              tertulis,  pembatasan  kegiatan  usaha,  penghentian  sementara  sebagian  atau  seluruh  alat
              produksi serta pembekuan kegiatan usaha.

              "Pengenaan  sanksi  administratif  tidak  menghilangkan  kewajiban  pengusaha  atas  denda
              keterlambatan membayar THR keagamaan sebagaimana diatur dalam peraturan," ucap Ida.

              Pelaksanaan  THR  berdasarkan  Peraturan  Pemerintah  Nomor  36  Tahun  2021  tentang
              Pengupahan dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan
              Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan. Menaker Ida meminta perusahaan
              agar waktu pembayaran THR Keagamaan dilakukan paling lama tujuh hari sebelum hari raya
              keagamaan.






                                                           873
   869   870   871   872   873   874   875   876   877   878   879