Page 96 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 JUNI 2021
P. 96

Pertama,  peningkatan  pemahaman  hak-hak  dan  kewajiban  pekerja  dan  pengusaha  dalam
              hubungan kerja, seperti melalui sosialisasi dan lokakarya.
              Kedua, peningkatan komunikasi antara pekerja atau buruh dengan pengusaha dan antara dinas
              yang membidangi ketenagakerjaan dengan pengusaha maupun pekerja atau buruh.

              Ketiga,  peningkatan  peran  dan  fungsi  Lembaga  Kerja  Sama  (LKS)  Bipartit  di  perusahaan,
              sehingga hak dan kewajiban pekerja atau buruh dan pengusaha terlindungi serta mempunyai
              kepastian hukum.

              LKS Bipartit juga berguna sebagai sarana penerapan syarat kerja yang berkualitas, sehingga
              dapat  menjaga  kelangsungan  berusaha  serta  sekaligus  meningkatkan  kesejahteraan  pekerja
              atau buruh.

              Keempat, peningkatan kualitas sumber daya manusia pada sektor perkebunan.
              Kelima,  pemerintah  melalui  dinas  ketenagakerjaan  kabupaten  dan  kota,  provinsi,  dan  pusat
              memfasilitasi dan melayani pekerja atau buruh, pengusaha dalam rangka kejelasan hubungan
              kerja dan konsultasi untuk peningkatan syarat kerja.

              Keenam, peningkatan kualitas syarat-syarat kerja serta Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).
              Ketujuh, peningkatan kepesertaan dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan dan jaminan
              sosial kesehatan.

              Sementara  itu,  Ketua  Umum  GAPKI  Joko  Supriyono  menyatakan,  pihaknya  terus  melakukan
              upaya perbaikan dan berkomitmen mempromosikan kerja layak di perkebunan kelapa sawit.

              Perbaikan dilakukan dengan melakukan kerja sama dengan International Labour Organization
              (ILO), dan Christelijk Nationaal Vakverbond (CNV) Internationaal, dan Federasi Serikat Pekerja
              Hukatan  beserta  Serikat  Pekerja  lainnya  dalam  memperbaiki  kondisi  ketenagakerjaan  dalam
              perkebunan kelapa sawit melalui berbagai kegiatan.

              "Kerja sama dilakukan semakin meluas dengan dibentuknya Jaringan Serikat Pekerja dan Serikat
              Buruh Sawit Indonesia (Japbusij), sehingga upaya-upaya tersebut dilakukan secara bersama-
              sama dalam memperjuangkan sawit Indonesia," katanya.

              Joko mengatakan, GAPKI juga terlibat aktif bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan
              Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dan telah membuat nota kesepahaman (MoU) bersama mengenai
              sistem pelayanan dan perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di sektor perkebunan kelapa
              sawit.

              "GAPKI  aktif  terlibat  kegiatan  forum  ketenagakerjaan  dan  mengadakan  pelatihan,  workshop,
              seminar, dan masih banyak lagi," ucapnya.


















                                                           95
   91   92   93   94   95   96   97   98   99   100   101