Page 110 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 OKTOBER 2019
P. 110

Title          KORBAN PERDAGANGAN ORANG DI CIRACAS NGAKU TERGIUR GAJI YANG BESAR
               Media Name     tribunnews.com
               Pub. Date      29 Oktober 2019
                              https://www.tribunnews.com/nasional/2019/10/29/korban-perdagangan-oran g-di-
               Page/URL
                              ciracas-ngaku-tergiur-gaji-yang-besar
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive







               Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim , JAKARTA - Kepolisian
               Republik Indonesia kembali mengagalkan kasus tindak pidana perdagangan orang
               (TPPO) di Perumahan Cibubur Indah, Ciracas , Jakarta Timur, Senin (28/10/2019)
               malam.

               Dalam operandinya, para pelaku mengiming-imingi korban dengan gaji Rp 5 juta
               atau sekitar 1.200 real.

               Sebagaimana diketahui, dalam operandi pengagalan TPPO ini, kepolisian telah
               mengamankan sebanyak 48 korban yang akan dijadikan Pekerja Migran Indonesia
               (PMI) non prosedural. Mereka semua akan dikirimkan ke Arab Saudi dan Uni
               Emirate Arab (UEA).

               "Modus operandinya masih sama. Mereka melakukan bujuk rayu kepada keluarga
               calon PMI dan menjanjikan pekerjaan dengan gaji yang cukup menjanjikan sebagai
               pembantu rumah tangga dengan gaji Rp 5 juta per bulan atau sekitar 1200 real,"
               kata Wakil Direktur Tindak Pidana Umum (Wadir Tipidum) Bareskrim Mabes Polri,
               Kombes Pol Agus Nugroho di Gedung Bareskrim, Jakarta, Selasa (29/10/2019).

               Dia menghimbau, masyarakat untuk tidak mudah terbujuk rayu oleh modus
               operandi yang kerap dilakukan para pelaku TPPO. Apalagi, modus operandi dengan
               iming-iming gaji yang besar bukanlah hal yang baru.

               "Jangan mudah terpedaya dengan bujuk rayu, janji manis yang menjanjikan
               pekerjaan dengan gaji yang sangat besar di luar," ungkapnya.

               "Ternyata, sebagaimana kita ketahui bersama banyak hal-hal yang terjadi terhadap
               mereka dan tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh oknun masyarakat yang
               memperdaya yang menjanjikan gaji besar tersebut," lanjutnya.

               Nantinya, seluruh korban akan diserahkan kepada Kementerian Sosial (Kemensos).

               "Saat ini (korban) masih dalam pengamanan kami di bareskrim ini untuk nantinya
               kita segera limpahkan ke Kemensos," tukasnya.

               Seperti diberitakan sebelumnya, Kepolisian Republik Indonesia kembali
               mengagalkan kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) pada Senin




                                                      Page 109 of 141.
   105   106   107   108   109   110   111   112   113   114   115