Page 120 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 OKTOBER 2019
P. 120

Title          POLISI TANGKAP 6 PELAKU PERDAGANGAN ORANG, 48 PEREMPUAN JADI KORBAN
               Media Name     kompas.com
               Pub. Date      29 Oktober 2019
                              https://nasional.kompas.com/read/2019/10/29/16474621/polisi-tangkap-6- pelaku-
               Page/URL
                              perdagangan-orang-48-perempuan-jadi-korban
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive








               Sebanyak 48 perempuan warga negara Indonesia ( WNI) menjadi korban tindak
               pidana perdagangan orang ( TPPO) dengan modus pekerja migran Indonesia (PMI)
               secara ilegal.

               Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri pun menangkap enam tersangka
               terkait kasus tersebut, pada Rabu (28/10/2019).

               Wakil Direktur Tidak Pidana Umum Bareskrim Polri Kombes Agus Nugroho
               mengatakan, kasus ini berawal dari laporan masyarakat mengenai keberadaan
               sejumlah perempuan di sebuah rumah di daerah Ceger, Jakarta Timur.

               "Dari hasil penyelidikan, kami bisa memastikan bahwa di rumah tersebut benar ada
               48 perempuan," ungkap Agus saat konferensi pers di gedung Bareskrim Polri,
               Jakarta Selatan, Selasa (29/10/2019).

               Rinciannya, mereka berasal dari Jawa Barat, Cianjur, Purwakarta, Sukabumi,
               Majalengka, Lampung, Lombok, Samarinda, dan NTT.

               Seluruh korban rencananya diberangkatkan ke Abu Dhabi dan Arab Saudi untuk
               dipekerjakan sebagai asisten rumah tangga.

               Mereka diberangkatkan melalui perusahaan yang berinisial PT HKN. Bangunan
               tempat para korban ditampung juga merupakan milik PT HKN.
               Keenam tersangka yang diamankan termasuk para petinggi perusahaan dan
               pegawai di rumah tersebut.

               Tersangka AR merupakan direktur utama PT HKN sebagai sponsor atau perekrut, AC
               berperan sebagai bendahara, dan AW sebagai koordinator para sponsor.

               Kemudian, tersangka AMR berperan membantu membuat paspor, TK yang
               menyiapkan tiket, serta MM merupakan penjaga asrama.

               Agus mengatakan bahwa modus para pelaku adalah dengan menjanjikan pekerjaan
               dengan gaji yang tinggi.

               "Modus operandinya kurang lebih sama dengan yang terdahulu. Mereka bujuk rayu



                                                      Page 119 of 141.
   115   116   117   118   119   120   121   122   123   124   125