Page 116 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 OKTOBER 2019
P. 116
Pria yang juga Presiden FSPMI (Federasi Serikat Pekerja Indonesia) mengatakan
buruh menuntut agar PP 78/2015 segera direvisi sesuai janji dari Presiden Joko
Widodo ketika bertemu perwakilan buruh.
"Baru setelah itu, melakukan survei kebutuhan hidup layak (KHL) di pasar sebagai
dasar penetapan nilai UMP/UMK," ujar Said Iqbal.
Lebih lanjut Said Iqbal menjelaskan, jumlah item KHL yang dipakai untuk survey
adalah 78 item sesuai hasil kesepakatan Dewan Pengupahan Nasional.
"Perkiraan KSPI, jika menggunakan 78 item KHL maka kenaikan UMP 2020 adalah
berkisar 10 hingga 15 persen," kata Said Iqbal.
Selain berdemo di depan Balai Kota DKI Jakarta nantinya buruh dari Banten, Jawa
Barat, dan Jakarta akan melakukan unjuk rasa di kantor Kementerian
Ketenagakerjaan pada tanggal 31 Oktober 2019.
"Secara bergelombang, KSPI dan elemen buruh yang lain akan melakukan aksi di
100 kabupaten/kota basis industri," kata Said Iqbal.
Aksi tersebut akan diselenggarakan dalam rentang waktu tanggal 1 - 15 November
2019.
Adapun tuntutan dalam aksi tersebut adalah tolak PP 78/2015 dan naikkan
UMP/UMK tahun 2020 berkisar 10 hingga 15 persen.
Pewarta: Livia Kristianti Editor: Ganet Dirgantara COPYRIGHT (c)2019 .
Page 115 of 141.

