Page 125 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2021
P. 125

JKP.  Pertama,  Peraturan  Pemerintah  (PP)  nomor  99  tahun  2013  tentang  pengelolaan  aset
              jaminan sosial ketenagakerjaan.



              PEMERINTAH SIAPKAN ATURAN PELAKSANAAN PROGRAM JAMINAN KEHILANGAN
              PEKERJAAN

              Kementerian  Ketenagakerjaan  (Kemenaker)  mengatakan,  saat  ini  pemerintah  tengah
              menyiapkan aturan-aturan pelaksanaan program jaminan kehilangan pekerjaan (JKP).

              Sekretaris Jenderal Kemenaker Anwar Sanusi mengatakan, terdapat beberapa peraturan terkait
              program JKP. Pertama, Peraturan Pemerintah (PP) nomor 99 tahun 2013 tentang pengelolaan
              aset jaminan sosial ketenagakerjaan.

              Hal  ini  terkait  investasi dana  jaminan  sosial  (DJS)  JKP  terkait  instrumen  jangka  pendek  dan
              liquiditas dan presentase dana operasional yang bersumber dari DJS JKP. “PP tentang modal
              awal program JKP, tadi kita sudah menghitung sekitar Rp 6 triliun,” ujar Anwar dalam diskusi
              virtual, Rabu (14/7).

              Anwar mengatakan, modal awal tersebut rencananya akan ditempatkan di BPJS Ketenagakerjaan
              sebagian atau seluruhnya, untuk 3 manfaat program JKP atau hanya cash benefit.

              Kemudian, PP nomor 44 tahun 2015 tentang penyelenggaraan program JKK (jaminan kecelakaan
              kerja)  dan  JKM  (jaminan  kematian).  Hal  ini  menyangkut  rekomposisi  iuran  JKK.  “Ini  sudah
              disampaikan usulan perubahan PP 44/2015,” ucap dia.

              Lalu, Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) tentang tata cara pembayaran iuran JKP yang
              dibayarkan  oleh  pemerintah  pusat.  Serta  Peraturan  Menteri  Ketenagakerjaan  (Permenaker)
              tentang  tata  cara  pemberian  manfaat  JKP  berupa  akses  informasi  pasar  kerja  dan  pelatihan
              kerja.

              “Serta Keputusan Presiden tentang pelaporan lowongan pekerjaan. Jadi beberapa hal memang
              kita  sedang  betul-betul  kerja  keras,  hampir  semua  yang  regulasi  sedang  kita  selesaikan.
              Permenaker tentang tata cara pemberian manfaat JKP berupa akses informasi pasar kerja dan
              pelatihan kerja, yang saat ini dalam proses penyelesaian,” terang Anwar.

              Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Roswita Nilakurnia mengatakan, pihaknya saat ini
              menunggu  Peraturan  Menteri  Ketenagakerjaan  (Permenaker)  tentang  tata  cara  pemberian
              manfaat JKP berupa akses informasi pasar kerja dan pelatihan kerja. Serta Peraturan Menteri
              Keuangan  (Permenkeu)  tentang  tata  cara  pembayaran  iuran  JKP  yang  dibayarkan  oleh
              pemerintah pusat.

              BPJS Ketenagakerjaan saat ini juga tengah proses integrasi data JKN BPJS Kesehatan karena
              salah satu syarat penerima manfaat JKP adalah peserta tersebut mengikuti JKN BPJS Kesehatan.

              Secara  internal  BPJS  Ketenagakerjaan  juga  tengah  mempersiapkan  sejumlah  regulasi
              penyesuaian  peraturan  BPJS  Ketenagakerjaan.  Kemudian,  persiapan  aplikasi  yakni  integrasi
              dengan sistem informasi ketenagakerjaan (Sisnaker) dan integrasi dengan JKN. “Serta persiapan
              SDM (sumber daya manusia),” ucap Roswita.

                                                           124
   120   121   122   123   124   125   126   127   128   129   130