Page 130 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2021
P. 130

JIKA PPKM DARURAT DIPERPANJANG, PENGUSAHA MAL MINTA BEBAN LISTRIK
              DAN SEPARUH GAJI KARYAWAN DITANGGUNG PEMERINTAH

              Pemerintah  berencana  memperpanjang  kebijakan  Pemberlakuan  Pembatasan  Kegiatan
              Masyarakat (PPKM) Darurat selama enam Minggu.

              Hal itu diungkapkan oleh Menteri Keuangan RI Sri Mulyani dalam rapat kerja bersama Badan
              Anggaran DPR RI di Jakarta, Senin (12/07/2021).

              "PPKM Darurat selama empat hingga enam Minggu dijalankan untuk menahan penyebaran kasus
              Covid-19. Mobilitas masyarakat diharapkan menurun signifikan," kata Sri Mulyani.

              Menanggapi hal itu, Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja meminta pemerintah memberikan
              insentif  dan  bantuan  bagi  industri  pusat  perbelanjaan  yang  terdampak  akibat  perpanjangan
              kebijakan pembatasan.

              Menurutnya,  sejak  tahun  2020  hingga  saat  ini  industri  perbelanjaan  mengalami  defisit  yang
              cukup tajam.

              Di samping para pelaku usaha tetap memiliki sejumlah beban dan biaya pengeluaran yang wajib
              dibayarkan meskipun tokonya tidak beroperasi.

              "Kami  pelaku  usaha  pusat  perbelanjaan  meminta  kepada  pemerintah  untuk  segera  dapat
              memberikan perhatian dan bantuan," kata Alphonzus dalam keterangannya, Rabu (14/07/2021).

              Adapun  bantuan  atau  insentif  diminta  yakni:  Alphonzus  menuturkan  penutupan  operasional
              pusat perbelanjaan secara berkepanjangan akan berdampak buruk terutama berisiko terjadinya
              pemutusan hubungan kerja karyawan.

              "Jika penutupan operasional terus berkepanjangan maka akan banyak pekerja yang dirumahkan
              dan jika keadaan semakin berlarut maka akan banyak terjadi lagi PHK," tuturnya.

              Dia menambahkan saat ini sektor usaha non-formal mikro dan kecil semakin terpuruk. Hampir
              semua pusat perbelanjaan banyak terdapat usaha non formal seperti tempat kos, warung, parkir,
              ojek dan lainnya.

              "Nah mereka ini juga harus ikut tutup dikarenakan kehilangan pelanggan yaitu para pekerja yang
              sudah tidak ada lagi akibat Pusat Perbelanjaan tutup," tambah dia.






















                                                           129
   125   126   127   128   129   130   131   132   133   134   135