Page 196 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2021
P. 196

MENAKER APRESIASI KINERJA BIO FARMA JAGA KETERSEDIAAN VAKSIN COVID-
              19

              INFO  NASIONAL  --  Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  menyampaikan  apresiasi  dan
              dukungan  atas kontribusi  maksimal PT  Bio  Farma  (Persero)  dalam  memastikan  ketersediaan
              alokasi vaksin bagi seluruh kelompok sasaran (target group) yang telah ditetapkan pemerintah,
              termasuk  kelompok-kelompok  tenaga  kerja.  Hal  tersebut  disampaikan  Menaker  Ida  saat
              meninjau PT Bio Farma (Persero) di Bandung, Jawa Barat, Rabu, 14 Juli 2021.

              Dalam kesempatan tersebut, Menaker Ida mengatakan pemerintah juga memberikan dukungan
              terhadap  pentingnya  percepatan  pelaksanaan  program  vaksinasi  gotong  royong  dalam
              mempercepat herd immunity, khususnya di dunia usaha dan industri.

              "Percepatan program vaksin gotong royong sangat diharapkan. Ini dikarenakan, masih banyak
              perusahaan yang menunggu alokasi vaksin gotong royong tersebut agar segera dapat diberikan
              kepada karyawan dan keluarga mereka," kata Ida.


              Selain itu, dengan dilakukannya vaksinasi bagi para pekerja, proses produksi dan produktivitas
              para  pekerja  juga  diharapkan  dapat  berjalan  dengan  lebih  aman  dan  nyaman.  Sehingga
              diharapkan dapat turut memicu pemulihan ekonomi nasional. "Kami harapkan, para pekerja baik
              di  lingkungan  industri,  pabrik,  maupun  perusahaan,  akan  bisa  bekerja  lebih  produktif  serta
              terhindar penyebaran Covid-19,” ujar Ida.

              Menurut Menaker, perlu tambahan alokasi vaksin bagi daerah-daerah yang menjadi konsentrasi
              industri  padat  karya.  Pihaknya  mengusulkan  penambahan  alokasi  15  ribu  vaksin  di  wilayah
              Banten, Jabar, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.


              Dalam kunjungan ini, Menaker Ida juga menyerahkan manfaat Jaminan Kematian (JKM) kepada
              penerima  manfaat  dari  PT  Bio  Farma  (Persero)  atas  nama  Novilia  Sjafri  Bachtiar  dan  Dede
              Wahyu.  "Mengingat  keahlian  dan  keterampilan  yang  almarhumah  miliki,  ini  merupakan
              kehilangan yang sangat besar bagi bangsa Indonesia, tidak hanya bagi PT Bio Farma (Persero),"
              ujarnya.

              Adapun, bantuan beasiswa bagi ahli waris kedua penerima manfaat tersebut adalah pertama
              atas nama Novilia Sjafri Bachtiar berupa JHT sebesar Rp 105.263.506, JKM Rp 42 juta Jaminan
              Pensiun Berkala minimal Rp 356.600 per bulan, estimasi beasiswa anak kedua dan ketiga usia
              kuliah masing-masing Rp 12 juta.

              Kemudian atas nama Dede Wahyu berupa JHT sebesar Rp 78.676.062, JKM Rp 42 juta Jaminan
              Pensiun Berkala minimal Rp 356.600 per bulan, estimasi beasiswa anak pertama usia kuliah Rp
              12 juta, dan anak kedua usia SD Rp 1,5 juta.(*)














                                                           195
   191   192   193   194   195   196   197   198   199   200   201