Page 201 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2021
P. 201

MENAKER APRESIASI BIO FARMA JAGA KETERSEDIAAN VAKSIN COVID-19

              Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, memberikan apresiasi dan dukungan
              atas kontribusi maksimal PT Bio Farma (Persero) dalam memastikan ketersediaan alokasi vaksin
              bagi seluruh kelompok sasaran (target group) yang telah ditetapkan pemerintah.

              Hal tersebut disampaikan Ida saat meninjau PT Bio Farma (Persero) di Bandung, Jawa Barat,
              Rabu (14/7).

              Dalam kesempatan tersebut, Ida mengatakan bahwa pemerintah juga memberikan dukungan
              terhadap  pentingnya  percepatan  pelaksanaan  program  vaksinasi  gotong  royong  dalam
              mempercepat herd immunity di dunia usaha dan industri.

              "Percepatan program vaksin gotong royong sangat diharapkan. Ini dikarenakan, masih banyak
              perusahaan yang menunggu alokasi vaksin gotong royong tersebut agar segera dapat diberikan
              kepada karyawan dan keluarga mereka," kata Ida.

              Selain itu, dengan dilakukannya vaksinasi bagi para pekerja, proses produksi dan produktivitas
              para pekerja juga diharapkan dapat berjalan dengan lebih aman dan nyaman. Sehingga pada
              gilirannya dapat turut memicu pemulihan ekonomi nasional.

              "Kami harapkan, para pekerja baik di lingkungan industri, pabrik, maupun perusahaan, akan bisa
              bekerja lebih produktif serta terhindar penyebaran Covid-19," ucap Ida.

              Menurutnya,  perlu  adanya  tambahan  alokasi  vaksin  bagi  daerah-daerah  yang  menjadi
              konsentrasi industri padat karya seperti penambahan alokasi 15.000 vaksin di Provinsi Banten,
              Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

              Dalam kunjungan ini, Ida juga menyerahkan manfaat Jaminan Kematian (JKM) kepada penerima
              manfaat dari PT Bio Farma (Persero) atas nama Novilia Sjafri Bachtiar dan Dede Wahyu.

              "Mengingat keahlian dan keterampilan yang almarhumah miliki, ini merupakan kehilangan yang
              sangat besar bagi bangsa Indonesia, tidak hanya bagi PT Bio Farma (Persero)," katanya.

              Adapun, bantuan beasiswa bagi ahli waris kedua penerima manfaat tersebut, yakni Novilia Sjafri
              Bachtiar  berupa  JHT  sebesar  Rp105.263.506,  JKM  Rp42.000.000,  Jaminan  Pensiun  Berkala
              minimal Rp356.600 per bulan, estimasi beasiswa anak kedua usia kuliah Rp12.000.000, dan anak
              ketiga usia kuliah Rp12.000.000.

              Kedua, Dede Wahyu berupa JHT sebesar Rp78.676.062, JKM Rp 42.000.00, Jaminan Pensiun
              Berkala  minimal  Rp356.600  per  bulan,  estimasi  beasiswa  anak  pertama  usia  kuliah
              Rp12.000.000, dan anak kedua usia SD Rp1.500.000.

              (osc)











                                                           200
   196   197   198   199   200   201   202   203   204   205   206