Page 245 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2021
P. 245

SEKJEN KEMNAKER PAPARKAN KELEBIHAN AKSES PASAR KERJA DI JKP

              Sekretaris  Jenderal  Kementerian  Ketenagakerjaan  (Kemnaker)  Anwar  Sanusi  menjelaskan
              manfaat Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) berupa akses pasar kerja termasuk juga konseling
              untuk memastikan pemanfaat mendapatkan informasi pekerjaan baru.

              "Informasi pasar kerja ini adalah sebagai sebuah jalan untuk seseorang yang ter-PHK untuk dia
              mungkin  akan  mencari  pekerjaan  lain.  Pekerjaan  lain  bisa  saja  sama  dengan  pekerjaan
              sebelumnya  atau  pekerjaan  baru  sesuai  keinginannya,"  kata  Sekjen  Kemnaker  Anwar  dalam
              diskusi tentang JKP, dipantau virtual dari Jakarta, Rabu.

              Karena itu, pihak Kemnaker telah menyiapkan pejabat fungsional Pengantar Kerja atau Petugas
              Antarkerja untuk memberikan konseling kepada para pemanfaat JKP. Petugas akan membantu
              membimbing apakah pemanfaat meneruskan dari profesi yang lama atau mencari di bidang baru.

              Hal  itu  dapat  mendorong  terjadinya  upskilling  atau  meningkatkan  kemampuan  di  bidang
              pekerjaan  sebelumnya  atau  reskilling  di  mana  melakukan  pelatihan  untuk  mendapatkan
              kemampuan baru di bidang yang lain.

              "Bukan semata-mata informasi terkait lowongan tapi sebetulnya adalah informasi yang terkait
              istilahnya kira-kira kesempatan apa yang masih terbuka dari seseorang yang ter-PHK," tegas
              Anwar.

              JKP sendiri adalah bagian jaminan sosial yang akan diterima oleh pekerja korban PHK yang akan
              mendapatkan  manfaat  uang  tunai,  akses  informasi  pasar  kerja  dan  kesempatan  mengikuti
              pelatihan kerja.

              Perusahaan  sendiri  diwajibkan  untuk  mengikutsertakan  karyawannya  sebagai  peserta  JKP,
              seperti tertuang dalam Pasal 2 Ayat 1 dari Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2021 tentang
              Penyelenggaraan Program JKP, sebuah aturan turunan dari Undang-Undang Cipta Kerja.

              Untuk manfaat tunai sendiri rinciannya adalah 45 persen dari upah untuk tiga bulan pertama dan
              25 persen dari upah untuk tiga bulan berikutnya. Maksimal pemberian JKP adalah enam bulan.

              Terkait pelatihan kerja akan dilakukan melalui berbagai bentuk berdasarkan kompetensi yang
              dilakukan baik melalaui balai latihan kerja milik pemerintah maupun swasta dan perusahaan.
























                                                           244
   240   241   242   243   244   245   246   247   248   249   250