Page 254 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2021
P. 254

MENAKER APRESIASI KONTRIBUSI BIO FARMA JAGA KETERSEDIAAN VAKSIN
              COVID-19

              Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyampaikan apresiasi dan dukungan atas
              kontribusi maksimal PT Bio Farma (Persero) dalam memastikan ketersediaan alokasi vaksin bagi
              seluruh kelompok sasaran (target group) yang telah ditetapkan pemerintah.

              Hal  tersebut  disampaikan  Menaker  Ida  Fauziyah  saat  meninjau  PT  Bio  Farma  (Persero)  di
              Bandung, Jawa Barat, Rabu (14/7).

              Dalam  kesempatan  tersebut,  Menaker  Ida  mengatakan  bahwa  pemerintah  juga  memberikan
              dukungan terhadap pentingnya percepatan pelaksanaan program vaksinasi gotong royong dalam
              mempercepat herd immunity di dunia usaha dan industri.

              "Percepatan program vaksin gotong royong sangat diharapkan. Ini dikarenakan, masih banyak
              perusahaan yang menunggu alokasi vaksin gotong royong tersebut agar segera dapat diberikan
              kepada karyawan dan keluarga mereka," kata Menaker Ida.

              Selain itu, dengan dilakukannya vaksinasi bagi para pekerja, proses produksi dan produktivitas
              para pekerja juga diharapkan dapat berjalan dengan lebih aman dan nyaman. Sehingga pada
              gilirannya dapat turut memicu pemulihan ekonomi nasional.

              "Kami harapkan, para pekerja baik di lingkungan industri, pabrik, maupun perusahaan, akan bisa
              bekerja lebih produktif serta terhindar penyebaran Covid-19," ucap Menaker Ida.

              Menurutnya,  perlu  adanya  tambahan  alokasi  vaksin  bagi  daerah-daerah  yang  menjadi
              konsentrasi industri padat karya seperti penambahan alokasi 15.000 vaksin di Provinsi Banten,
              Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

              Dalam  kunjungan  ini,  Menaker  Ida  Fauziyah  juga  menyerahkan  manfaat  Jaminan  Kematian
              (JKM) kepada penerima manfaat dari PT Bio Farma (Persero) atas nama Novilia Sjafri Bachtiar
              dan Dede Wahyu.

              "Mengingat keahlian dan keterampilan yang almarhumah miliki, ini merupakan kehilangan yang
              sangat besar bagi bangsa Indonesia, tidak hanya bagi PT Bio Farma (Persero)," katanya.

              Adapun, bantuan beasiswa bagi ahli waris kedua penerima manfaat tersebut adalah pertama,
              a.n  Novilia  Sjafri  Bachtiar,  berupa  JHT  sebesar  Rp105.263.506,  JKM  Rp42.000.000,  Jaminan
              Pensiun  Berkala  minimal  Rp356.600  /  bulan,  estimasi  beasiswa  anak  kedua  usia  kuliah
              Rp12.000.000, dan anak ketiga usia kuliah Rp12.000.000.

              Kedua, a.n Dede Wahyu, berupa JHT sebesar Rp78.676.062, JKM Rp 42.000.00, Jaminan Pensiun
              Berkala minimal Rp356.600/bulan, estimasi beasiswa anak pertama usia kuliah Rp12.000.000,
              dan anak kedua usia SD Rp1.500.000. rmol news logo article










                                                           253
   249   250   251   252   253   254   255   256   257   258   259