Page 260 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2021
P. 260

DIHANTUI ANCAMAN PHK, BURUH MINTA INI KE PEMERINTAH

              - Pemerintah memperkirakan akan ada perpanjangan kebijakan PPKM Darurat hingga 6 minggu
              seiring  masih  melonjaknya  angka  penularan  Covid-19.  Menanggapi  hal  tersebut,  para  buruh
              menginginkan agar pemerintah memastikan hak-hak para pekerja terpenuhi.

              Presiden  Konfederasi  Serikat  Pekerja  Indonesia  (KSPI)  Said  Iqbal  menyampaikan,  pada
              prinsipnya  pihaknya  setuju  dengan  kebijakan  tersebut  asal  pengaturannya  jelas  dan  tegas.
              Sebab, tidak menutup kemungkinan dalam situasi PPKM darurat ini perusahaan melakukan PHK
              terhadap buruh.

              "Terus terang, saat ini ancaman adanya ledakan PHK sudah di depan mata. Karena saat ini sudah
              banyak  perusahaan  yang  mengajak  serikat  pekerja  berunding  untuk  membicarakan  program
              pengurangan karyawan," ujarnya dalam keterangannya, Rabu (14/7).

              Bahkan, kata Said, sudah ada pekerja yang dirumahkan dan dapat dipastikan upahnya terancam
              akan dipotong. Buruh meminta agar pengusaha nakal yang melakukan PHK di tengah pandemi
              dan memotong upah buruh ditindak tegas.

              "KSPI meminta pelaksanaan PPKM darurat diikuti dengan perlindungan terhadap hak-hak buruh,"
              ucapnya.

              Secara bersamaan, KSPI juga menegaskan dukungannya terhadap vaksinasi yang dibiayai oleh
              negara  dalam  rangka  untuk  mempercepat  berakhirnya  pandemi  Covid-19.  Namun  demikian,
              KSPI  tidak  setuju  dengan  adanya  vaksinasi  berbayar  yang  bisa  dipastikan  akan  terjadi
              komersialisasi vaksin.

              Selain itu, hal lain yang perlu diperhatikan oleh pemerintah adalah tingkat penularan covid 19 di
              klaster perusahaan. Di beberapa perusahaan, KSPI memperkirakan buruh yang terpapar Covid-
              19 angkanya mencapai 10 perse. Bahkan tidak sedikit buruh yang meninggal.

              "Persoalannya adalah, para buruh tidak mempunyai uang lebih untuk membeli vitamin dan obat-
              obatan saat isoman," pungkasnya.





























                                                           259
   255   256   257   258   259   260   261   262   263   264   265