Page 303 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2021
P. 303
PEMKAB BANTUL GELAR JOBFAIR VIRTUAL
Berdasarkan data dari Survei Angkatan Kerja Nasional (Sat-kernas), angka pengangguran DIY
bertambah termasuk di Bantul. Dari 17.000 angka pengangguran naik menjadi 24.000. Adapun
pandemi Covid-19 berkepanjangan turut menyumbang kenaikan angka pengangguran sebesar
9.000 orang.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, Selasa (13/7), menuturkan tingginya angka pengangguran
membutuhkan solusi bersama. Salah satunya, Pemkab Bantul menggelar Jobfair Virtual.
"Jobfair yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dis-nakertrans) Bantul
pada Senin (12/7) kemarin hingga Rabu (14/7) sebagai langkah ikhtiar dari Pemkab Bantul
membantu warga yang tengah mencari kerja tanpa harus mendatangi tempat Jobfair. Mencari
kerja cukup dari rumah," jelasnya.
Bupati mengungkapkan, akibat pandemi ini kinerja ekonomi menurun, pengangguran
meningkat, angka kemiskinan juga ikut meningkat. Adapun salah satu upaya yang bisa dilakukan
Pemkab Ban-tul yakni merangsang dunia usaha untuk berinvestasi di Bantul, baik itu investasi
baru atau investasi tambahan.
"Bagi yang sudah berinvestasi di Bantul, kami mendorong investor untuk memperluas
investasinya dengan menambah kapasitas industri. Bagi investasi baru yang masuk di Bantul,
kami memberikan kemudahan agar mereka bisa membuka industri atau usaha dan bisa
menyerap tenaga kerja," ungkapnya.
Sekretaris Disnakertrans Bantul, Istirul Widilastuti, mengakui sejak awal pandemi banyak terjadi
pengurangan karyawan karena banyak tempat kerja yang berhenti. Jobfair virtual ini, imbuhnya
melibatkan banyak penyedia pekerjaan. Jobfair ini melibatkan 40 perusahaan baik di DIY, Jateng,
dan Jabodetabek.
Formasi dan rentang pendidikan Jobfair digelar untuk lulusan SD hingga S2 dengan lowongan
kerja sebanyak 4.820. "Pada hari pertama Senin (12/7) kemarin saja sudah masuk 3.000
pelamar. Jobfair adalah solusi dari Pemkab Bantul untuk warganya," jelasnya. (Aje)-f
302

