Page 311 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2021
P. 311
DUA PABRIK DITUTUP KARENA NEKAT BEROPERASI SAAT PPKM DARURAT
KABUPATEN BOGOR
Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor menutup sementara dua perusahaan di wilayah
Citeureup, Selasa 13 Juli 2021.
Dua perusahaan yakni yakni PT Banteng Pratama Citeureup dan PT Shihan Garmen tersebut
nekat beroperasi di masa penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)
Darurat di Kabupaten Bogor.
Kasatpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah mengatakan, penutupan dilakukan karena dua
perusahaan itu nekad beroperasi di masa PPKM Darurat .
Selain itu, penutupan dilakukan karena PT Banteng Pratama Citeureup karena tidak melapor
kepada Satgas Covid-19 Kecamatan dan Satgas Kabupaten Bogor terkait adanya 60 karyawan di
perusahaan itu yang positif Covid-19 .
"Penutupan dua pabrik ini berdasarkan aduan dari masyarakat kepada Bupati Bogor . Kemudian
kami diinstruksikan Ibu Bupati untuk menutup dua pabrik ini karena nekad beroperasi di masa
PPKM Darurat," ujar Agus Ridho, Selasa 13 Juli 2021.
Agus Ridhallah menambahkan, Satpol PP Kabupaten Bogor sudah bertemu dengan manajemen
pabrik tersebut untuk diberikan penjelasan terkait penutupan tersebut. Selanjutnya, Kepala
Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Mike Kaltarina menyatakan, pihaknya juga diinstruksikan
untuk melakukan penelusuran kontak ke para karyawan di PT Banteng Pratama.
"Hari ini pihak Puskesmas Citeureup sudah kami turunkan untuk melakukan tracking PT Banteng
Pratama," imbuh Agus.
Sebelumnya, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor juga menindak dua pabrik yakni
PT. Simone di Kecamatan Gunungputri dan PT. Sunbo di Kecamatan Cileungsi. Dua pabrik itu
disanksi berupa pemberian sanksi Tindak Pidana Ringan (Tipiring) akibat melanggar aturan PPKM
Darurat yakni masih memberlakukan 100 persen karyawannya bekerja di pabrik.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin mengatakan, bahwa kedua pabrik ini jelas
melanggar ketentuan PPKM Darurat, karena masih memberlakukan 100 persen karyawan yang
bekerja. Kecamatan Gunung Putri ini masuk ke dalam 10 besar wilayah terparah Covid, perhari
warganya terpapar sekitar 25 - 30 orang. Ini yang harus dipahami.
"Pabrik ini jelas telah melanggar ketentuan PPKM Darurat, karena 100 persen karyawan masuk.
Pabrik ini juga seharusnya punya Satgas dan menyediakan ruang isolasi mandiri," tegas
Burhanudin.
Kapolres Bogor, AKBP Harun menambahkan, pelaksanaan penegakan hukum berupa tindak
pidana ringan atau Tipiring sesuai Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 5 Tahun 2021.
Untuk PT.Simone dan PT.Sunbo mendapat ancaman denda maksimal 50 juta atau pidana
kurungan paling lama tiga bulan.
310

