Page 83 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2021
P. 83
Ringkasan
Program vaksinasi Covid-19 secara nasional harus menyasar seluruh kelompok masyarakat.
Salah satunya adalah kalangan buruh atau pekerja yang menjadi salah satu kelompok yang
rentan terpapar Covid-19. Secara khusus, Ida Fauziyah juga menyampaikan rasa terima kasih
kepada PT Biofarma (Persero) yang telah mendukung proses vaksinasi kepada para pekerja dan
buruh melalui vaksin gotong royong, terutama bagi mereka yang masih harus tetap bekerja
dalam sektor kritikal dan esensial.
GUS MUHAIMIN DORONG PENGUSAHA IKUT PERCEPAT VAKSINASI BAGI PEKERJA
Program vaksinasi Covid-19 secara nasional harus menyasar seluruh kelompok masyarakat.
Salah satunya adalah kalangan buruh atau pekerja yang menjadi salah satu kelompok yang
rentan terpapar Covid-19.
Untuk mendukung percepatan proses vaksinasi nasional, Wakil Ketua DPR Abdul Muhaimin
Iskandar ( Gus Muhaimin ) mendorong keterlibatan semua pihak. Salah satunya adalah
keterlibatan para pengusaha untuk melakukan vaksinasi kepara para pekerjanya.
"Semua kalangan harus bersama-sama menyukseskan perang melawan Covid-19. Ini adalah
perang yang sesungguhnya. Para pengusaha juga harus ikut melindungi para pekerjanya," ujar
Gus Muhaimin saat meninjau proses vaksinasi massal yang dilakukan PT PT Fengtay Indonesia
Enterprises, salah satu produsen sepatu merek Nike di Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten
Bandung, Jawa Barat, Rabu (14/7/2021).
Ikut dalam kunjungan kerja tersebut, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Wakil Ketua MPR
Jazilul Fawaid, Ketua Fraksi PKB DPR Cucun Ahmad, dan Bupati Bandung Dadang Supriatna.
Sementara itu, Ida Fauziyah mengatakan bahwa vaksinasi kepada kelompok pekerja ini sangat
diperlukan. Disamping menggunakan program dari pemerintah, pihaknya juga mendorong para
pengusaha untuk ikut aktif berpartisipasi mempercepat program vaksinasi nasional.
"Seperti Kadin yang melakukan vaksinasi gotong royong untuk mempercepat vaksinasi bagi
buruh dan karyawan. Kita apresiasi ini. Ada juga model kerja sama antara pengusaha dengan
pemerintah daerah, Dinas Kesehatan dan Dinas Ketenagakerjaan. Jadi suplai vaksin dari
pemerintah, tapi seluruh biaya operasional pelaksanaan vaksin itu dari perusahaan," tutur Ida
Fauziyah.
Dia mencontohkan di Kota Bandung, vaksinasi untuk para pekerja di perusahaan-perusahaan
retail, seluruh proses vaksinasinya dilakukan oleh pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi
Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) dan seluruh vaksinnya dari pemerintah.
"Jadi banyak cara yang bisa dilakukan. Dalam kondisi seperti ini yang dibutuhkan adalah
kolaborasi, sinergitas. Pemerintah tidak bisa sendirian. Pengusaha juga saling bergotong royong
untuk bisa saling mempercepat vaksinasi yang kalau ini bisa kita lakukan, secepatnya kita bisa
mendapatkan herd immunity," ujar Wakil Ketua Umum DPP PKB ini.
82

