Page 681 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2020
P. 681
Ida menyebut sejumlah syarat agar pekerja bisa mendapatkan bantuan subsidi tersebut. Salah
satunya adalah pekerja terdaftar sebagai peserta aktif di BPJS Ketenagakerjaan .
"Yang pertama (syaratnya) tentu saja, WNI, yang dibuktikan nomor induk kependudukan.
Kemudian, terdaftar peserta BPJS yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan," kata Ida dalam
jumpa pers daring, Senin (10/8/2020).
Selain memiliki kartu kepesertaan dan rekening bank yang aktif, peserta juga harus sudah
membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan sampai setidaknya Juni 2020.
"Tidak termasuk dalam peserta penerima manfaat program kartu prakerja dan peserta
membayar iuran sampai Juni 2020," ujar Ida.
Kata dia, nantinya proses penyaluran bantuan pemerintah berupa subsidi upah ini akan dilakukan
dengan memindahbukukan dana dari bank penyalur kepada rekening penerima bantuan
pemerintah. Penyaluran dilakukan melalui bank-bank BUMN yang terhimpun dalam Himbara.
Dia merincikan sistem pencairan pun akan dilakukan setiap dua bulan sekali. "Mekanisme
penyaluran subsidi upah ini, diberikan kepada pekerja atau buruh sebesar Rp600 ribu per bulan
selama empat bulan. Kalau ditotal Rp2,4 juta yang akan diberikan setiap dua bulan sekali. Artinya
satu kali pencairan subsidi itu sebesar Rp1,2 juta," ujar Ida..
680

