Page 711 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2020
P. 711
Judul Digital Marketing Bantu UMKM Kembangkan Usaha Saat Pandemi
Nama Media kompas.com
Newstrend Digital Marketing Untuk UMKM
Halaman/URL https://lifestyle.kompas.com/read/2020/08/11/110944720/digital-
marketing-bantu-umkm-kembangkan-usaha-saat-pandemi
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-08-11 11:09:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Pandemi Covid-19 memberi dampak besar, terutama bagi pelaku bisnis. Namun, kesempatan ini
bisa dipakai untuk mengembangkan digital marketing untuk memperluas jangkauan usaha.
DIGITAL MARKETING BANTU UMKM KEMBANGKAN USAHA SAAT PANDEMI
- Pandemi Covid-19 memberi dampak besar, terutama bagi pelaku bisnis. Namun, kesempatan
ini bisa dipakai untuk mengembangkan digital marketing untuk memperluas jangkauan usaha.
Teman Berkebun, sebuah platform digital yang menghubungkan masyarakat yang sedang
belajar ilmu berkebun dengan petani di Semarang, yang didirikan oleh Itsnani Mardlotillah,
merupakan salah satu contoh Usaha Mikro Kecil dan Menengah ( UMKM ) yang berhasil
beradaptasi dalam pandemi.
Sany, sapaan akrab Itsnani, mengatakan, dalam kondisi normal, biasanya mengadakan kelas
berkebun empat sampai lima kali dalam sebulan dengan jumlah peserta sampai 50 orang.
Kelas-kelas itu mengajarkan teknik berkebun di perkotaan dengan cara organik, hidroponik,
akuaponik dan vertikultur. Namun, semenjak pandemi melanda, kelas offline tidak lagi bisa
diadakan. Omset usaha Sany pun turun hingga 60 persen.
"Saya pun harus memotong pengeluaran karyawan dan pengeluaran bulanan perusahaan," kata
Sany tentang usahanya yang didirikan sejak tahun 2017 ini.
Namun kondisi itu tak berlangsung lama. Sany kemudian memanfaatkan aplikasi Google Meet
untuk mengganti kelas berkebun secara webinar.
"Walau tidak ada praktik dan sepenuhnya diganti jadi pemaparan materi dan diskusi, tapi
sekarang kami justru bisa menjangkau peserta di luar pulau yang biasanya sulit dijangkau secara
offline," ujar sarjana Administrasi Publik dari Universitas Diponegoro ini.
Dalam kurun waktu tiga tahun sejak didirkan, Teman Berkebun telah mengembangkan bisnisnya
menjadi enam program, yaitu kelas berkebun, pasar kebun, YouSUF (youth support urban
farmer), buat rawat, kemitraan strategis, dan pengembangan usaha.
710

