Page 724 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2020
P. 724

positive - Sri Mulyani Indrawati (Menteri Keuangan) Atau kalau kena PHK, mereka bisa masuk di
              Kartu Prakerja, di situ juga dapat Rp 600 ribu kali empat, pemerintah mencoba cover dengan
              setiap program

              positive - Sri Mulyani Indrawati (Menteri Keuangan) Kalau ditambah 13 juta (karyawan penerima
              stimulus upah) ini kita berharap semua sudah tercover menyeluruh dari berbagai program

              neutral - Sri Mulyani Indrawati (Menteri Keuangan) Kalau tidak punya nama, alamat, nomor
              account, ini akan sulit bagi pemerintah untuk membantu. Dan mereka pasti akan terjadi banyak
              kisruh. Dalam situasi ini kita akan terus tetap melakukan registrasi dengan tetap berpegang pada
              institusi yang sudah punya data



              Ringkasan
              Pemerintah menggelontorkkan subsidi gaji berupa bantuan langsung tunai (BLT) Corona kepada
              karyawan swasta dengan gaji di bawah Rp 5 juta per bulan. Perusahan pun diminta untuk segera
              menyetor rekening kaiyawan penerima BLT ini. Ada pun syarat utama penerima BLT adalah
              terdaftar sebagai peserta BPJamsostek.



              PERUSAHAAN DIMINTA SETOR REKENING PENERIMA BLT

              Pendaftaran Rekening Paling Lambat 14 Agustus 2020. Pemerintah Subsidi Karyawan Bergaji di
              Bawah Rp 5 Juta

              Pemerintah menggelontorkkan subsidi gaji berupa bantuan langsung tunai (BLT) Corona kepada
              karyawan swasta dengan gaji di bawah Rp 5 juta per bulan. Perusahan pun diminta untuk segera
              menyetor rekening kaiyawan penerima BLT ini. Ada pun syarat utama penerima BLT adalah
              terdaftar sebagai peserta BPJamsostek. Kepala BPJamsostek Cabang Bali-Denpasar, Mohamad
              Irfan,  mengamini  adanya  subsidi  gaji  bagi  karyawan  yang  diberikan  oleh  pemerintah  pusat.
              Nominalnya sebesar Rp 600 ribu per bulan selama empat bulan (total Rp 2,4 juta).

              Saat  ini  BPJamsostek  sedang  proses  mengumpulkan  data  nomor  rekening  peserta  yang
              memenuhi kriteria penerima BLT Corona. "Tugas kami mengumpulkan nomor rekening," kata
              Irfan kepada TribunBcdi Senin (10/8). Irfan menjelaskan, Human Resource Development (HRD)
              perusahaan akan mengirimkan nomor rekening pekerjanya secara kolektif ke BPJam-sostek.

              "Mekanisme selanjutnya ada di pemerintah. Kami hanya mengumpulkan nomor rekening saja,"
              sebutnya.  Intinya  adalah  pekerja  menjadi  peserta  BPJam-sostek  dan  aktif  membayar  iuran
              selama ini. Dengan nominal gaji di bawah Rp 5 juta, atau iuran BPJamsos-teknya di bawah Rp
              150 ribu per bulan.

              "Untuk itu kami mengajak kepada seluruh peserta aktif BPJamsostek yang memenuhi kriteria
              untuk menyampaikan nomor rekeningnya ke HRD di perusahaannya," kata Irfan.

              Ia  memberikan  waktu  hingga  14  Agustus  2020  agar  bisa  segera  disetorkan  ke  pemerintah.
              Perusahaan,  kata  dia,  bisa  memberikan  data  pekerjanya  ke  BPJamsostek  terdekat  yang
              didaftarkan selama ini. Irfan mengatakan, sudah banyak perusahaan mulai melaporkan nomor
              rekening karyawannya. Ia menyebutkan, perusahaan hanya perlu memberikan nomor rekening,
              nama pemilik rekening dan rekening di bank mana peserta ini terdaftar.

              "Kepada  pemberi  kerja  atau  perusahaan,  kami  mengimbau  agar  segera  mendata,
              mengumpulkan dan menyerahkan data nomor rekening peserta aktif BPJamsostek kepada kami,"
              ujarnya.
                                                           723
   719   720   721   722   723   724   725   726   727   728   729