Page 732 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2020
P. 732
Dari data yang dilaporkan, perkantoran yang paling banyak ditutup berada di Jakarta Timur dan
Selatan dengan 13 perusahaan. Lalu ada 12 perusahaan di Jakarta Pusat, 3 Perusahaan di
Jakarta Barat dan 3 Perusahaan di Jakarta Utara.
Sementara itu Disnaker DKI juga menutup tujuh perkantoran yang didapati melanggar protokol
kesehatan.
"Pada umumnya pelanggaran yang dilakukan perkantoran adalah tidak melakukan pembatasan
karyawan. Jadi, dia mempekerjakan karyawan di atas 50 persen," kata Kepala Disnakertrans,
Andri Yansyah, Selasa (11/8).
Dia menyebutkan wilayah dengan perkantoran yang melanggar protokol kesehatan terbanyak
ada di Jakarta Selatan yang berjumlah 4 kantor. Kemudian, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan
Jakarta Timur masing-masing 1 kantor. Untuk identitas perkantoran tidak disampaikan.
1 dari 1 halaman Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku ikut serta dengan
Satpol PP DKI untuk melakukan sidak ke sejumlah kawasan usaha restoran di Jakarta pada Sabtu
(8/8). Dia mengatakan masih terdapat pemilik restoran yang melanggar protokol kesehatan
terkait virus Corona atau Covid-19 saat beroperasi pada PSBB masa transisi.
Hal tersebut disampaikan Anies melalui akun media sosial instagram @aniesbaswedan yang
diunggah pada Minggu (9/8). "Ada pemilik usaha yang sudah bagus menerapkan protokol di
tempatnya, ada yang melanggar, ada yang masih melanggar berulang," kata Anies.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menyatakan jajarannya akan terus melakukan
pengawasan terkait pelaksanaan protokol kesehatan berdasarkan Pergub Nomor 51 tahun 2020
tentang Pelaksanaan PSBB Masa Transisi.
Dia juga menyatakan denda progresif juga akan diberikan kepada tempat usaha ataupun
restoran yang sudah berulangkali melakukan pelanggaran.
"Sudah terkumpul denda pelanggaran sebanyak Rp 2,47 miliar. Ini bukan soal pemerintah
berikan sanksi buat dapatkan denda, ini tentang keselamatan, perlindungan kita bersama,"
ucapnya.
Kendati begitu, Anies mengapresiasi kepada sejumlah tempat usaha yang telah melaksanakan
protokol kesehatan. Mulai dari pembatasan jumlah pengunjung, menjaga jarak, hingga
penyediaan sarana cuci tangan.
"Mari saling menjaga dan saling mengingatkan orang di sekitarmu, lakukan pembiasaan pola
hidup sehat dan aman sesuai protokol Covid-19 menuju kegiatan sosial-ekonomi yang produktif,"
jelasnya.
[fik].
731

