Page 734 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2020
P. 734

Konsekuensi penambahan jumlah penerima tersebut, kebutuhan anggaran program BSU naik.
              Yakni, dari semula Rp 33,1 triliun menjadi Rp 37,7 triliun.
              Ida menjelaskan, ada beberapa syarat seorang pekerja bisa mendapatkan bantuan tersebut.
              Antara lain, pekerja itu merupakan WNI yang terdaftar di BPJamsostek. Status kepesertaannya
              harus aktif dan rutin membayar iuran dengan nilai di bawah Rp 150 ribu per bulan.

              Pekerja tersebut juga harus memiliki rekening bank yang aktif. Sebab, bantuan akan langsung
              ditransfer  ke  rekening  masing-masing  melalui  bank-bank  Himbara  (Himpunan  Bank  Milik
              Negara). Selain itu, calon penerima bantuan tidak boleh tercatat sebagai peserta program kartu
              prakerja.

              Ida menegaskan, program BSU menggunakan sumber data tunggal. Yakni, data kepesertaan
              BPJamsostek  yang  telah  diverifikasi dan  divalidasi  BPJamsostek  sesuai  kriteria.  ''Batas  waktu
              pengambilan data per 30 Juni 2020,'' terangnya.

              Dengan demikian, hanya pekerja yang terdaftar sebagai peserta BPJamsostek sebelum 30 Juni
              yang bisa diikutsertakan dalam program BSU.

              Mengenai  pengawasan  BSU,  Ida  menyatakan,  pihaknya  sudah  meminta  pendampingan  dari
              aparat penegak hukum. Yakni, kepolisian, kejaksaan, dan KPK. Juga, lembaga audit seperti BPK
              dan BPKP. ''Ini dalam rangka meyakinkan kami sebagai kuasa pengguna anggaran agar program
              ini benar-benar tepat sasaran,'' terang dia.

              Dirut BPJamsostek Agus Susanto menjelaskan, pihaknya telah menyisir data kepesertaan sesuai
              yang  disyaratkan  pemerintah.  Yakni,  peserta  yang  upahnya  di  bawah  Rp  5  juta  per  bulan.
              ''Berdasar data upah pekerja yang dilaporkan oleh pemberi kerja,'' terangnya.

              Datanya  sudah  lengkap,  by  name  by  address.  Hanya,  belum  ada  nomor  rekening  di  data
              kepesertaan tersebut. Dengan begitu, sejak akhir pekan lalu pihaknya menginformasikan kepada
              semua HRD perusahaan agar segera melaporkan nomor rekening peserta BPJamsostek bergaji
              di  bawah  Rp  5  juta  di  perusahaan  masing-masing.  Juga,  memvalidasi  apakah  gaji  bulanan
              karyawan tersebut saat ini benar-benar masih di bawah Rp 5 juta.

              Hingga kemarin sore, sudah 700 ribuan nomor rekening yang dilaporkan kepada BPJamsostek.
              Dia  kembali  mengingatkan  para  HRD  perusahaan  agar  segera  mengirimkan  nomor  rekening
              tersebut. Dengan begitu, target penyaluran tahap pertama pada September mendatang bisa
              langsung terlaksana 100 persen.

              Halaman:  1  2  Editor : Ilham Safutra  Reporter : byu/dee/c7/fal   .
























                                                           733
   729   730   731   732   733   734   735   736   737   738   739