Page 738 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2020
P. 738

Diantaranya, program keluarga harapan (PKH), kartu sembako, bansos tunai, bansos desa, dan
              lainnya  bagi  warga  kurang  mampu.  Sedang  yang  terkena  PHK,  disediakan  stimulus  berupa
              program kartu prakerja hingga padat karya tunai.

              Belakangan pemerintah menyasar tenaga kerja formal yang masih bekerja di tengah pan-demi
              korona. Suntikan Rp 600 ribu per bulan diproyeksi menambah daya beli para penerima nantinya.

              Subsidi gaji tersebut akan bergulir empat bulan dan diberikan kepada tenaga kerja aktif peserta
              BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) dengan gaji dibawah Rp 5 juta, berdasarkan upah pekerja
              yang dilaporkan dan tercatat di BPJamsostek.

              Kepala  Kantor  Cabang  BPJamsostek  Sulbar,  Iman  M.  Amin  menjelaskan,  subsidi  gaji  itu
              merupakan salah satu nilai tambah bagi pekerja yang telah terdaftar sebagai peserta aktif, selain
              perlindungan dari risiko kerja dalam bentuk Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua
              (JHT), Jaminan Pensiun (JP) dan Jaminan Kematian (JKm).

              "Saat ini sementara finalisasi skema dan kriteria penerima bantuan dengan mengumpulkan data
              nomor  rekening  peserta  yang  memenuhi  kriteria  dimaksud  melalui  kantor  cabang  di  seluruh
              Indonesia," jelas Iman, Senin 10 Agustus.

              Setiap  perusahaan  diharap  proaktif  menyampaikan  data  pekerja  guna  mempercepat  dan
              memperlancar proses distribusi bantuan tersebut.

              Targetya, proses perampungan data dapat selesai 12 Agustus untuk dikirimkan ke kantor pusat
              BPJamsostek.  Kemudian  data  tersebut  diserahkan  kepada  Kementerian  Tenaga  Kerja  untuk
              proses lebih lanjut.

              Merujuk Perpres 82 Tahun 2020 tentang Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi
              Nasional  (PEN),  empat  syarat  awal  untuk  penerima  adalah,  tenaga  kerja  peserta  aktif
              BPJamsostek, upah dibawah Rp 5 juta, tenaga kerja memiliki rekening bank dan tidak termasuk
              tenaga kerja BUMN dan bukan pegawai pemerintahan.

              CALON PENERIMA DITAMBAH JUMLAHNYA

              Bantuan ekonomi untuk pekerja dan atau buruh yang terdampak korona berupa subsidi upah
              ditingkatkan jumlah penerima manfaatnya.

              Menteri  Ketenagakerjaan  RI,  Ida  Fauziyah  mengatakan,  kenaikan  jumlah  penerima  subsidi
              tersebut merupakan hasil rapat bersama antar kementerian/lembaga pemerintah terkait.

              "Kami  bersepakat  jumlah  calon  penerima  ditingkatkan  menjadi  15.725.232  orang,  dari  yang
              semula hanya 13.870.496 orang," ujar Ida Fauziyah dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan,
              Jakarta Pusat, kemarin.

              Dengan bertambahnya jumlah calon penerima manfaat subsidi upah, mantan Ketua Komisi VIII
              DPR  ini  mengungkapkan  anggaran  yang  akan  digelontorkan  pemerintah  untuk  merealisasi
              program ini.

              "Dengan  demikian  maka  anggaran  bantuan  pemerintah  untuk  subsidi  upah  ini  mengalami
              kenaikan menjadi Rp 37,7 triliun dari semula Rp 33,1 triliun," jar Ida Fauziah menambahkan

              Sebelumnya, Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional, Budi Gunadi Sadikin
              dalam  paparannya  menjelaskan  bahwa  pemotongan  gaji  menjadi  alasan  utama  pemerintah
              memberikan tambahan gaji kepada pekerja.





                                                           737
   733   734   735   736   737   738   739   740   741   742   743