Page 739 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2020
P. 739
Karena itu, yang disasar adalah mereka yang tercatat di BPJamsostek sebagai peserta dengan
nilai iuran di bawah Rp 150 ribu. Selama ini mereka tidak masuk skema bantuan sosial yang
dikeluarkan pemerintah.
Pihaknya kemudian bekerja sama dengan BPJamsostek untuk menyisir data para karyawan
tersebut. Hasilnya, didapati 13,8 juta karyawan dengan nilai iuran di bawah Rp 150 ribu. Artinya,
pendapatan mereka di bawah Rp 5 juta per bulan.
"Sebagian besar mereka berpendapatan Rp 2 juta sampai Rp 3 juta per bulan," jelasnya.
Dia memastikan, tidak ada diantara 13,8 juta karyawan itu yang berstatus PNS ataupun
karyawan BUMN. Sebab, tidak ada instansi pemerintah maupun BUMN yang sampai memotong
gaji para karyawannya.
Rp 600 ribu per bulan itu akan diberikan secara tunai dalam dua tahap. Tahap pertama diberikan
di kuartal III atau September mendatang. Kemudian, tahap kedua di kuartal IV. Bisa November
atau Desember. Semuanya langsung masuk ke rekening tenaga kerja masing-masing.
Satgas bersama BPJamsostek dalam dua pekan ke depan mengumpulkan dan memverifikasi
nomor rekening setiap pekerja. Itu dilakukan untuk kepentingan pencairan dana karena akan
langsung ditransfer via rekening. Tidak melalui perusahaan masing-masing. (***)
738

