Page 101 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 AGUSTUS 2021
P. 101

ANGKA PENGANGGURAN TURUN DARI 9,7 JUTA MENJADI 8,7 JUTA

              Pemerintah,  pengusaha  dan  SP  (Serikat  Pekerja)  buruh  yang  tergabung  dalam  Lembaga
              Kerjasama/LKS  Tripartit  Jatim  kuatkan  komitmen  bersama  dalam  mengatasi  tantangan
              ketenagakerjaan diamasa pandemi Covid-19.

              Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan deklarasi gotong royong bersama Kadin
              Jatim, Apindo Jatim dan pimpinan konfederasi SP/SB Jatim yang disaksikan secara langsung oleh
              Menteri Ketenagakerjaan RI Hj Ida Fauziyah dan Wakil Bupati Sidoarjo H. Subandi di Gedung
              Museum Mpu Tantular Buduran Sidoarjo, Kamis (5/8) kemarin.

              Menteri  Ketenagakerjaan  RI  Hj.  Ida  Fauziyah  mengatakan  pemerintah  sudah  bekerja  keras
              mengatasi pandemi Covid-19. Salah satu hasilnya bisa dilihat dari kondisi ketenagakerjaan di
              Indonesia. Angka pengangguran terbuka yang sempat terpuruk pada bulan Agustus tahun 2020
              lalu terus mengalami penurunan.

              Ia mengakatakan, kalau menurut data pada bulan Agustus 2020 kondisi ketenagakerjaan kita
              akibat Covid lumayan terpuruk, pengangguran mencapai 9,7 juta. Secara umum yang terdampak
              kondisi ketenagakerjaan itu 29 juta orang, itu Agustus 2020, atas kerja keras bukan hanya kerja
              keras pemerintah tetapi kerja keras semua stakeholder bangsa.

              “Alhamdulillah Februari 2021 pengangguran kita turun, menjadi 8,7 juta orang, secara umum
              yang terdampak kondisi ketenagakerjaan turun menjadi 19 juta orang, ” ungkapnya.

              Menurut Ida Fauziah, pekerjaan berat seperti ini harus dipikul bersama. Semangat optimisme
              menghadapi pandemi seperti ini harus terus dibangun. Saling bergandeng tangan. Tidak berjalan
              sendiri menghadapi tantangan ke depan. Dengan komitmen  kebersamaan seperti ini, dirinya
              yakin tantangan menghadapi dampak pandemi akan dapat dilalui.

              Melihat kondisi seperti ini yang dibutuhkan adalah saling bergandeng tangan, tidak bisa berjalan
              melenggok sendiri saja tanpa mengajak satu sama lain untuk bersama-sama berani menatap
              masa depan yang lebih baik. “Berani melihat ini beban tapi beban itu akan kita pikul bersama-
              sama, itu kuncinya,” ujar Ida, saat memberi semangat kepada perwakilan organisasi pengusaha
              dan buruh yang hadir.

              Wakil Bupati Sidoarjo H. Subandi sendiri mengatakan kebersamaan gotong royong harus terus
              dibangun.  Apalagi  dimasa  pandemi  seperti  ini  mengatasi  pandemi  tidak  hanya  bisa  dipikul
              pemerintah saja, semua pihak diharapkan ikut berperan dalam mengatasinya.

              Pemulihan ekonomi di  masa pandemi Covid-19 juga harus dilakukan bersama termasuk dari
              unsur  pengusaha  dan  buruh  agar  menciptakan  ketenagakerjaan  yang  kondusif,  aman  dan
              nyaman. “Kami sangat bersyukur karena di Kabupaten Sidoarjo masih relatif stabil karena adanya
              penguatan kelembagaan ketenagakerjaan LKS Tripartit Kabupaten Sidoarjo, “ucapnya.

              Ia juga mengatakan bahwa tidak dapat dipungkiri pandemi Covid-19 merubah semua tatanan
              kehidupan.  Termasuk  kondisi  ketenagakerjaan  di  Kabupaten  Sidoarjo.  Banyak  masyarakat
              Sidoarjo yang kehilangan pekerjaan. Hal tersebut menambah angka pengangguran terbuka di
              Kabupaten Sidoarjo. “Saat ini mencapai 10,97 persen dan menjadi yang tertinggi di Jatim. Begitu
              pula  dengan  kondisi  perusahaan  yang  ada.  Terdapat  beberapa  perusahaan  yang  hengkang
              bahkan tutup,” ungkap Subandi.

              Problem  ketenagakerjaan  seperti  ini  menurutnya  menjadi  tanggung  jawab  bersama  dalam
              mencari  solusi  dan  memecahkannya.  “Kondisi  ini  memerlukan  pemahaman,  pemikiran  dan
              kerjasama serta solusi bersama agar kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Sidoarjo tetap aman,
              nyaman terjaga mengingat Kabupaten Sidoarjo sebagai kabupaten yang padat industri di semua
              sektor,” tanda Subandi. [ach.ira]
                                                           100
   96   97   98   99   100   101   102   103   104   105   106