Page 103 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 AGUSTUS 2021
P. 103
Bupati Jember Ir.H.Hendy Siswanto mengatakan jaminan ini diberikan sebagai bentuk
pertanggungjawaban yang meninggal kepada keluarga ahliwaris. " Sehingga keluarga yang
ditinggalkan tidak terlalu sedih, dengan hadirnya BPJS Ketenagakerjaan. Ke depan kami
(pemerintah daerah) berkomitmen akan memberikan perlindungan kepada seluruh karyawan
yang membantu program pemerintah. Seperti Guru Ngaji dan Kader Posyandu melalui BPJS
Ketenagakerjaan,' tandas Bupati Apalagi ujar Bupati, masih 23 persen yang tercover dan menjadi
peserta BPJS Ketenagakerjaan di Jember.
" Berarti masih ada ruang disini, kami siap menjadi marketing dan membantu program
pemerintah melalui BPJS Ketenagakerjaan. Ini kerja kemanusiaan, bayar sedikit jaminannya
besar. Kalau hitungan bisnis sangat tidak masuk akal. Kami sebagai kepala daerah sudah pasti
bertanggung jawab untuk mensosialisasikan kepada masyarakat,' tandasnya pula.
Menurut Bupati, kesejahteraan Ketua RT /RW sangat penting diperhatikan. Mereka ujung tombak
dan garda terdepan pemerintah.' Mungkin dulu keberadaan RT dan RW hanya sebagai
pelengkap, tapi kali ini mereka menjadi garda terdepan.
"Apalagi di saat pandemi covid, mereka menjadi ujung tombak pemerintah. Sekarang covid
adanya dikampung-kampung dan ndak mungkin Bupati blusukan ke kampung-kampung yang
jumlahnya 998 kampung di Jember. Keberadaan RT dan RW ini sangat penting untuk melindungi
warganya," ujar Bupati kemarin.
Selama 7 hati ke depan, pemerintah akan melakukan penangan Covid 19 dari hulu ke hilir.
Pemkab akan menerapkan PPKM berbasis RT/RW.
" Petugas akan melakukan tracing dari rumah ke rumah jika masyarakatnya banyak melakukan
isoman. Jika ada warga terindikasi positif, mereka kita tawari isoman dirumah atau isoman
terpusat. Mudah-mudahan dengan program ini, level Jember yang sekarang masuk level 3 turun
menjadi level 2 atau 1, sehingga roda perekonomian di Jember dapat segera bangkit kembali,"
harap Hendy kemarin.(efi).
102

