Page 109 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 AGUSTUS 2021
P. 109

Ketiga, pengurusan rumah tangga yang masih dibebankan kepada perempuan tersebut turut
              menambah beban pekerja perempuan saat Work From Home (WFH). Keempat, kegiatan School
              From Home (SFH) yang juga memberi tugas kepada perempuan untuk mendampingi anaknya
              saat belajar di rumah.

              "Jadi  kita  harus  ingat,  dalam  setiap  situasi  krisis,  kelompok  yang  paling  rentan  mengalami
              kesenjangan,  diskriminasi,  dan  kekerasan,  adalah  kelompok  marjinal  di  mana  pekerja
              perempuan  termasuk  di  dalamnya,"  jelasnya  saat  menyampaikan  sambutan  dalam  Dialog
              dengan Pengurus SP/SB Perempuan se-Kabupaten Gresik bertemakan Menghapuskan Pelecehan
              Seksual dan Diskriminasi di Tempat Kerja yang berlangsung di PT Smelting Gresik, Jawa Timur,
              Kamis (5/8).

              Menurut Ida, hal itu dapat berpengaruh terhadap produktivitas kerja dan dapat berdampak pada
              kelangsungan usaha.

              "Oleh  karena  itu,  perlu  adanya  kepedulian  bersama  demi  mewujudkan  kenyamanan  bekerja
              melalui pencegahan Kekerasan dan Pelecehan di tempat kerja," kata Menaker Ida

              Menaker Ida menjelaskan untuk meningkatkan pelindungan bagi pekerja perempuan, khususnya
              terkait pencegahan kekerasan, pelecehan seksual, dan diskriminasi di tempat kerja, pihaknya
              telah melakukan sejumlah upaya.

              Di  antaranya  bimbingan  teknis  kepada  manajemen  perusahaan  dan  SP/SB,  membangun
              komitmen perusahaan melalui Peraturan Perusahaan (PP) dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB),
              serta integrasi dan koordinasi lintas sektoral dalam penegakan hukum.

              Selain  itu,  Ida  juga  akan  menyediakan  aturan  yang  lebih  spesifik  terhadap  Penghapusan
              Kekerasan dan Pelecehan di Tempat Kerja, serta perbaikan regulasi di bidang ketenagakerjaan,
              di antaranya melalui UU Cipta Kerja.

              "Namun begitu, sinergitas, komitmen, dan upaya konkrit tidak hanya dari pemerintah melainkan
              juga dari stakeholder terkait," katanya.

              Turut hadir dalam acara ini Dirjen Binwasnaker dan K3, Haiyani Rumondang; Dirjen PHI dan
              Jamsos, Indah Anggoro Putri; Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani beserta jajaran; dan Presiden
              Direktur PT Smelting. (jpnn)






























                                                           108
   104   105   106   107   108   109   110   111   112   113   114