Page 192 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 AGUSTUS 2021
P. 192

STAKEHOLDERS KETENAGAKERJAAN SE JATIM DEKLARASI GOTONG ROYONG
              MENANGKAN INDONESIA DARI COVID-19
              Deklarasi Gotong Royong di Sidoarjo.

              Jakarta,.

              Menaker Ida Fauziyah bersama stakeholders (pemangku kepentingan) Ketenagakerjaan se Jawa
              Timur, melakukan Deklarasi Gotong Royong memenangkan Indonesia dari pandemi Covid-19.

              "Spirit kolaborasi antara pemerintah, pengusaha dan pekerja/buruh, perlu secara terus menerus
              dikampanyekan,  digaungkan  hingga  tingkat  daerah.  Untuk  mengatasi  tantangan
              ketenagakerjaan yang dilandasi semangat saling peduli, optimis dan bersama - sama bangkit
              dari dampak pandemi Covid-19," ajak Menaker dalam acara penandatanganan komitmen gotong
              royong antara Kemnaker dengan KADIN, APINDO dan Serikat Pekerja/ Serikat Buruh (SP/SB) se
              Jawa Timur, di Museum Mpu Tantular-Sidoarjo, Kamis (5/8).

              Ida Fauziyah lebih jauh menyatakan; Kunci utama menghadapi situasi pandemi Covid-19, adalah
              harus memiliki percaya diri yang tinggi dan selalu optimis. Selai itu, kreativitas dan inovasi, harus
              terus dilakukan untuk dapat bangkit dari keterpurukan.

              "Yang paling penting lagi, adalah semua upaya ini tidak bisa dijalankan secara parsial. Tetapi
              harus dilakukan secara serentak, bersama-sama dengan melibatkan pengusaha dan pekerja.
              Sebagai tanggung jawab dan persoalan bersama," ujar Ida Fauziyah.
              Dia menaruh harapan besar kepada dunia usaha dan SP/SB untuk bahu membantu, ikut aktif
              dalam  mempercepat  pemulihan  ekonomi  nasional.  Yang  secara  simultan  mempercepat  herd
              imunity (imunitas kelompok) pada seluruh rakyat Indonesia.

              "Saya berharap, komitmen Gotong Royong ini dapat memenangkn Indonesia dari pandemi Kita
              belum kalah dan kita tidak akan kalah. Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh," ujar Ida Selain
              pandemi Covid-19, tambah Menaker, terdapat juga tantangan disrupsi yang dihadapi masyarakat
              pekerja. Dimana, era otomasi yng datang lebih cepat akibat tidak terbentuknya laju digitalisasi.

              Menurut nya, tantangan disrupsi ini dihadapi pekerja/buruh di seluruh dunia. Masyarakat ter
              marjinalkan,  pekerja  berpendiikan  dan  ketrampilan  rendah,  menjadi  golongan  yng  paling
              terdampak. Mereka juga akan menjadi korban pertama digitalisasi otomasi.

              "Indonesia  dengan  mayoritas angkatan kerja yang mash minim pendidikan dan ketrampilan,
              harus mengantisipasi tantangan ini," ajak Ida.

              Menaker Ida Fauziyah.

              Berikut  isi  penandatanganan  komitmen  gotong  royong  itu;  Pertama,  menyelesaikan  segala
              pertikaian dan konflik melalui dialog yang sehat dan kompromi yang adil.

              Kedua, menepis semua berita bohong (hoax) terkait pandemi Covid-19 yang tidak berdasar pada
              kajian medis.


              Ketiga, tetap mematuhi protokol kesehatan 5M pasca penerapan PPKM Darurat atau Level 1-4
              dan masa-masa sesudahnya.

              Keempat, meniadakan pengumpulan massa yang berpotensi menyebarkan virus Corona. Dan
              membawa  semua  bentuk  perselisihan  ke  meja  perundingan  dengan  kepala  dingin  dan
              bertanggung jawab.




                                                           191
   187   188   189   190   191   192   193   194   195   196   197