Page 284 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 AGUSTUS 2021
P. 284
"Masa PPKM ini sudah masuk sebulan, artinya subsidi untuk upah bulanan (BSU) pekerja
terdampak seharusnya sudah cair," kata Puan di Jakarta, Kamis (5/8/2021).
Mantan Menko PMK ini memahami proses admnistrasi dan validasi data calon penerima yang
memerlukan waktu. Namun, hendaknya waktu tersebut tidak boleh melebihi tenggat sebulan
setelah PPKM dibelakukan.
"Bantuan tersebut harus sudah masuk ke rekening pekerja dalam pekan ini. Tidak boleh molor
sampai pekan depan, karena ini berkaitan dengan dapur para pekerja,"ungkap Puan.
Selain soal waktu pencairan, dia juga meminta pemerintah mendengarkan suara-suara pekerja
yang merasa belum terakomodir dengan program BSU ini, terlebih bagi mereka yang terdampak
pandemi Covid-19.
"BSU ini harus memenuhi azas keadilan bagi semua pekerja terdampak yang sudah memenuhi
kriteria," kata Politikus PDIP ini.
Jalankan Program Kartu Prakerja
Selain BSU, Puan juga meminta pemerintah segera menjalankan kembali program Kartu Prakerja
di bawah koorindasi Kemenko Perekonomian ini.
Menurutnya, Kartu Prakerja gelombang berikutnya harus segera berjalan untuk menyasar para
pencari kerja ataupun pekerja yang kena PHK selama masa PPKM darurat dan PPKM Level 3-4.
"Apapun proses administrasi untuk realisasi program ini harus mempertimbangkan desakan
kebutuhan masyarakat yang tidak bisa tunda," kata dia.
Untuk diketahui, BSU akan diberikan pemerintah kepada para pekerja yang bergaji maksimal Rp
3,5 juta/bulan, terdaftar di BP Jamsostek dan bekerja di wilayah PPKM Level 3-4. Besaran
bantuan adalah Rp 1 juta per pekerja untuk dua bulan, yakni Juli dan Agustus 2021.
Sementara, peserta Kartu Prakerja akan mendapatkan bantuan uang sebesar Rp 3,55 juta.
Dengan rincian, insentif pelatihan senilai Rp1 juta, uang tunai sebesar R2,4 juta yang diberikan
sebesar Rp 600 ribu dalam empat bulan sebagai insentif pasca pelatihan, serta insentif survei
Rp150 ribu untuk tiga kali survei.
283

