Page 286 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 AGUSTUS 2021
P. 286
Atas dasar itulah, Kementerian Ketenagakerjaan bersama Kadin, Apindo, dan serikat
pekerja/serikat buruh Jawa Timur melakukan penandatanganan Komitmen Gotong Royong di
Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (5/8/2021).
Dalam sambutannya, Menaker Ida Fauziyah menyatakan bahwa kunci utama menghadapi situasi
pandemi Covid-19 harus memiliki percaya diri yang tinggi dan selalu optimistis. Selain itu,
kreativitas dan inovasi harus terus dilakukan untuk dapat bangkit dari keterpurukan.
"Yang paling penting lagi adalah semua upaya ini tidak bisa dijalankan secara parsial, tapi harus
dilakukan secara serentak, bersama-sama dengan melibatkan pengusaha dan pekerja sebagai
tanggung jawab dan persoalan bersama," katanya.
Untuk itu, ia menaruh harapan besar kepada dunia usaha dan serikat pekerja untuk bahu-
membahu ikut aktif dalam mempercepat pemulihan ekonomi nasioal yang secara simultan
mempercepat herd imunity pada seluruh rakyat Indonesia.
"Saya berharap, Komitmen Gotong Royong ini dapat memenangkan Indonesia. Kita belum kalah,
dan kita tidak akan kalah. Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh," kata Menaker Ida.
Ia menambahkan, selain Pandemi Covid-19 terdapat tantangan disrupsi yang dihadapi
masyarakat pekerja/buruh. Di mana era otomasi yang datang lebih cepat akibat tidak
terbendungnya laju digitalisasi.
Menurutnya, tantangan disrupsi ini dihadapi pekerja/buruh di seluruh dunia. Masyarakat
termarjinal, pekerja/buruh berpendidikan dan keterampilan rendah menjadi golongan yang
paling terdampak. Mereka juga akan menjadi korban pertama digitalisasi otomasi.
"Indonesia dengan mayoritas angkatan kerja yang masih minim pendidikan dan keterampilan
harus mengantisipasi tantangan ini," ucapnya.
Berikut isi penandatanganan Komitmen Gotong Royong:
Pertama, menyelesaikan segala pertikaian dan konflik melalui dialog yang sehat dan kompromi
yang adil.
Kedua, menepis semua berita bohong terkait pandemi Covid-19 yang tidak berdasar pada kajian
medis.
Ketiga, tetap mematuhi protokol kesehatan 5M pascapenerapan PPKM Darurat atau Level 1-4
dan masa-masa sesudahnya.
Keempat, meniadakan pengumpulan massa yang berpotensi menyebarkan virus Covid-19, dan
membawa semua bentuk perselisihan ke meja perundingan dengan kepala dingin dan
bertanggung-jawab.
Kelima, pemerintah mengupayakan langkah-langkah praktis dan strategis memperbaiki situasi
industri dan ketenagakerjaan di seluruh Indonesia selama dan pasca-pandemi Covid-19.
Keenam, saling mengingatkan khususnya dalam hal penegakan protokol kesehatan di lingkungan
kerja. CM
285

