Page 347 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 AGUSTUS 2021
P. 347
Insentif ini tidak hanya diberikan kepada pedagang eceran di pusat perbelanjaan saja melainkan
juga di pasar rakyat, kompleks pertokoan, apartemen, hotel, lingkungan pendidikan, lingkungan
kantor, dan fasilitas transportasi publik.
Insentif tersebut tertuang melalui PMK Nomor 102/ PMK. 10/2021 tentang PPN atas Penyerahan
Jasa Sewa Ruangan atau Bangunan kepada Pedagang Eceran yang Ditanggung Pemerintah
tertanggal 30 Juli 2021.
Selain bebas PPN sewa toko, pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian
bantuan stimulus ketenagalistrikan untuk masyarakat dan pelaku usaha tertentu hingga
Desember 2021.
Bantuan sosial ketenagalistrikan tersebut meliputi diskon tarif listrik bagi pelanggan rumah
tangga 450 VA dan 900 VA bersubsidi. pelanggan bisnis kecil450V A. dan pelanggan industri
kecil 450 Va; pembebasan biaya beban atau abonemen 50 persen; serta pembebasan penerapan
ketentuan rekening minimum 50 persen kepada pelanggan sosial, bisnis, industri, dan pelanggan
khusus PT PLN (Persero) sampai Desember 2021.
Tidak hanya itu, pemerintah juga akan menyalurkan dana bantuan subsidi upah (BSU) sebesar
Rp500 ribu per bulan untuk masing-masing penerima manfaat selama dua bulan. Dana ini akan
diberikan sekaligus sebesar Rp1 juta kepada pekerja yang memenuhi persyaratan.
Penyaluran BSU ini didasarkan pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 16 Tahun 2021
tentang Perubahan atas Permenaker Nomor 14 Tahun 2020 tentang Pedoman Pemberian
bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji atau Upah yang terbit 28 Juli 2021.
BSU diberikan kepada pekerja bekerja di wilayah PPKM level 3 dan 4 terutama pada sektor
barang konsumsi, transportasi. aneka industri, properti, real estat, perdagangan, dan jasa kecuali
pendidikan dan kesehatan dengan gaji maksimal Rp3.5 juta. (Ant)
346

