Page 52 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 AGUSTUS 2021
P. 52
Judul Pembahasan UMP 2022 Picu Konflik
Nama Media Fajar
Newstrend Aturan Upah Minimum
Halaman/URL Pg4
Jurnalis Andi Syaeful
Tanggal 2021-08-06 05:06:00
Ukuran 170x84mmk
Warna Hitam/Putih
AD Value Rp 25.500.000
News Value Rp 76.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
neutral - La Tunreng (Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sulsel) Buruh pasti punya
pandangan sendiri juga dalam mengusulkan UMP ini. Tentu jika dibiarkan ini akan menimbulkan
masalah. Di sinilah pemerintah harus mengambil peran penting
negative - La Tunreng (Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sulsel) Berharap
pengusaha juga ikut dilibatkan dalam setiap kebijakan. Jangan sampai setelah keluar (regulasi)
justru tak berjalan
negative - Andi Mallanti (Koordinator Wilayah Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia
(KSBSI)) Pada dasarnya usaha ini tak terpengaruh PPKM. Artinya mesti ada kenaikan. Karena
hanya sedikit sektor usaha yang terdampak pembatasan
Ringkasan
Kebijakan penyesuaian Upah Minimum Provinsi (UMP) diproyeksikan menuai persoalan. Tak ada
titik temu antara pengusaha dan pekerja. Penetapan memang belum waktunya. Namun kalangan
pengusaha mulai was-was. KonfÌik bisa saja terjadi jika tak ada titik temu antara pengusaha dan
serikat pekerja.
PEMBAHASAN UMP 2022 PICU KONFLIK
Kebijakan penyesuaian Upah Minimum Provinsi (UMP) diproyeksikan menuai persoalan. Tak ada
titik temu antara pengusaha dan pekerja.
PENETAPAN UMP memang belum waktunya. Namun kalangan pengusaha mulai was-was. KonÌik
bisa saja terjadi jika tak ada titik temu antara pengusaha dan serikat pekerja.
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sulsel, La Tunreng mengatakan, pembahasan
tentang UMP 2022 memang masih lama.
51

