Page 82 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 AGUSTUS 2021
P. 82
untuk meredam dampak pandemi, termasuk penggelontoran anggaran hingga triliunan rupiah,
tidak akan membuahkan hasil optimal jika pemerintah bekerja sendirian.
Dalam deklarasi "Komitmen Gotong Royong Menangkan Indonesia Sekarang" yang digelar di
Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (5/8/2021), Ida mengajak kalangan pengusaha dan
buruh untuk bekerja sama mengatasi persoalan ketenagakerjaan yang terdampak pandemi.
Deklarasi serupa, yang melibatkan pengusaha dan buruh, sebelumnya berlangsung di Jakarta,
Rabu (13/7).
"Deklarasi pagi hari ini bukan seremonial semata. Bukan zamannya lagi berbasa-basi karena
yang dibutuhkan komitmen tulus dari semua pihak yang terlibat," ujar Ida.
Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Elly Rosita Silaban mengatakan,
komitmen gotong royong memerlukan perjuangan yang tidak gampang bagi pekerja. Dampak
pandemi dirasakan semua pihak, terutama pekerja dan buruh.
"Namun, tanpa empati dan sikap mau bekerja sama dengan pemangku kepentingan, baik
pemerintah maupun pengusaha, sulit rasanya bisa keluar dari situasi berat ini," kata Elly.
Sementara itu, Ketua Umum Kadin Jatim Dedy Suharjadi menyatakan, komitmen gotong royong
ini merupakan semangat Jatim untuk ber-sama-sama melawan pandemi Covid-19. Kalangan
pengusaha optimistis, pandemi teratasi.
Di Jatim, jumlah pekerja yang terpapar Covid-19 mencapai 28.000 orang. Jumlah tersebut
merupakan data yang dilaporkan selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat
(PPKM) darurat sejak 3 Juli lalu.
Di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sejumlah 3.322 pekerja diusulkan menerima bantuan subsidi
upah kelompok pertama melalui kepesertaan di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)
Ketenagakerjaan. Pemberian bantuan tersebut diharapkan bisa meringankan beban pekerja.
Pekerja migran
Puluhan ribu pekerja migran Indonesia yang berada di Malaysia segera dipulangkan tahun ini.
Pemulangan tersebut merupakan dampak pandemi yang diikuti gejolak politik dan ekonomi di
Malaysia.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Gde Putu
Aryadi menyampaikan hal itu di Mataram, kemarin. Sehari sebelumnya, ia dan Sekretaris Daerah
NTB Lalu Gita Ariadi mengikuti konferensi video bersama Duta Besar RI untuk Malaysia Hermono.
Dari pertemuan daring itu diketahui, 70.000 pekerja migran akan dipulangkan dari Malaysia
secara bertahap pada 2021. Hingga 20 Juli 2021, sejumlah 50.482 pekerja migran tiba di
Indonesia, 11.454 orang di antaranya berasal dari NTB.
(NIK/VAN/ZAK)
Di luar problem jutaan pekerja di Tanah Air yang terdampak pandemi Covid-19, sektor
ketenagakerjaan Indonesia juga dihadapkan pada problem puluhan ribu pekerja migran yang
dipulangkan dari Malaysia tahun ini.
81

