Page 359 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 5 MEI 2021
P. 359

Judul               Disnaker: THR Tak Boleh Dicicil
                Nama Media          Batam Pos
                Newstrend           Aturan THR 2021
                Halaman/URL         Pg9&12
                Jurnalis            YULITAVIA
                Tanggal             2021-05-04 12:01:00
                Ukuran              366x148mmk
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 124.440.000

                News Value          Rp 622.200.000
                Kategori            Kementerian Ketenagakerjaan
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif




              Ringkasan
              Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam menyiapkan layanan pengaduan atau posko tunjangan
              hari raya (THR) bagi pekerja yang tidak mendapatkan tunjangan keagamaan dari perusahaan.
              Kepala Disnaker Batam, Rudi Sakyakirti, mengatakan, pembayaran THR paling lambat diterima
              pekerja 7 hari sebelum perayaan hari raya keagamaan. Perusahaan wajib membayarkan hak
              karyawan sesuai aturan yang berlaku.



              DISNAKER: THR TAK BOLEH DICICIL

              Pengusaha Diminta Tak Tahan Hak Pekerja, Segera Bayar Paling Lambat H-7 Lebaran

              Reporter : YULITAVIA, Editor : RATNA IRTATIK

              Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam menyiapkan layanan pengaduan atau posko tunjangan
              hari raya (THR) bagi pekerja yang tidak mendapatkan tunjangan keagamaan dari perusahaan.

              Kepala Disnaker Batam, Rudi Sakyakirti, mengatakan, pembayaran THR paling lambat diterima
              pekerja 7 hari sebelum perayaan hari raya keagamaan. Perusahaan wajib membayarkan hak
              karyawan sesuai aturan yang berlaku.
              "Pengusaha tinggal hitung saja. Harus sesuai dan tidak boleh dicicil. Itu harus saya tegaskan,
              jangan ada alasan untuk membayarkan hak tunjangan keagamaan pekerja dengan cara dicicil,"
              tegasnya, Senin (3/5).

              Menurutnya, perusahaan harus punya manajemen yang baik. Sehingga, THR ini mestinya sudah
              direncanakan di awal tahun, karena itu merupakan kewajiban tahunan perusahaan. Sehingga,
              tidak ada alasan untuk menunda, menyicil atau tidak membayarkan.

              "Tidak ada pengecualian, mau kontrak atau permanen (tetap harus dibayarkan). THR kan sudah
              ada formulanya," ujar Rudi.

              Rudi mengimbau kepada perusahaan, untuk tidak menahan hak karyawan tersebut. Karena, hal
              itu merupakan kewajiban dan sudah diatur serta memiliki sanksi bagi yang melanggar.


                                                           358
   354   355   356   357   358   359   360   361   362   363   364