Page 433 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 5 MEI 2021
P. 433
Judul Pemerintah Susun Kebijakan Biaya PCR Test dan Vaksinasi untuk
Pekerja Migran
Nama Media liputan6.com
Newstrend Biaya PCR Test dan Vaksinasi Bagi Pekerja Migran
Halaman/URL https://www.liputan6.com/news/read/4549239/pemerintah-susun-
kebijakan-biaya-pcr-test-dan-vaksinasi-untuk-pekerja-migran
Jurnalis Lizsa Egeham
Tanggal 2021-05-04 10:15:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan pemerintah akan membuat kebijakan agar
biaya PCR test dan vaksinasi tidak membebani calon pekerja migran Indonesia (PMI). Adapun
PCR test merupakan salah satu syarat perjalanan bagi PMI ke negara penempatan. Saat ini,
harga PCR test relatif mahal apabila dilakukan secara mandiri. Terlebih, kondisi keuangan setiap
para pekerja migran berbeda dan harga PCR test cukup mahal bagi PMI yang tergolong orang
tidak mampu.
PEMERINTAH SUSUN KEBIJAKAN BIAYA PCR TEST DAN VAKSINASI UNTUK
PEKERJA MIGRAN
Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan pemerintah akan membuat kebijakan
agar biaya PCR test dan vaksinasi tidak membebani calon pekerja migran Indonesia (PMI).
Adapun PCR test merupakan salah satu syarat perjalanan bagi PMI ke negara penempatan.
Saat ini, harga PCR test relatif mahal apabila dilakukan secara mandiri. Terlebih, kondisi
keuangan setiap para pekerja migran berbeda dan harga PCR test cukup mahal bagi PMI yang
tergolong orang tidak mampu.
"Saya concern ke tenaga kerja, jangan membebani mereka. Jangan pula biaya PCR test maupun
vaksinasi jadi area permainan," kata Moeldoko dikutip dari siaran persnya, Jakarta, Selasa
(4/5/2021).
Menurut dia, para pekerja migran Indonesia yang bekerja di luar negeri sudah sepatutnya
mendapatkan perhatian dan perlakuan istimewa dari negara. Hal ini mengingat peran mereka
terhadap pergerakan roda ekonomi bangsa sangat besar dan signifikan.
"Bahkan, negara memperoleh cadangan devisa hingga Rp 159,6 triliun pada 2020. Ini
mengindikasikan masa depan bangsa salah satunya berada pada diaspora tenaga kerja
Indonesia di luar negeri," jelasnya.
432

