Page 180 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 5 JULI 2021
P. 180
Sedangkan bagi peserta yang mengalami kecelakaan dan meninggal dunia saat sedang bertugas,
maka ahli waris berhak atas santunan JKK sebesar 48 kali upah terakhir yang dilaporkan kepada
BPJAMSOSTEK.
Selain itu anak ahli waris peserta juga berhak atas beasiswa dari pendidikan dasar hingga
perguruan tinggi dengan nilai maksimal Rp174 juta untuk 2 orang anak.
"Demikian juga jika ada dari peserta yang menjadi korban meski tidak sedang bertugas atau
dalam kedinasan, tetap berhak atas santunan Jaminan Kematian senilai Rp42 juta yang akan
diberikan kepada ahli waris yang sah. Untuk program ini juga berlaku beasiswa bagi 2 orang
anak," bebernya.
Tak hanya itu, ahli waris peserta yang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut juga secara
otomatis akan mendapatkan manfaat Jaminan Hari Tua (JHT) yang merupakan tabungan peserta
semasa masih aktif bekerja dan Jaminan Pensiun (JP).
"Semoga korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan, dan kami juga
menghimbau kepada seluruh pekerja untuk melindungi diri dari risiko-risiko kecelakaan kerja dan
kematian dengan mendaftarkan diri menjadi peserta BPJAMSOSTEK," tambahnya.
Deputi Direktur BPJAMSOSTEK Wilayah Bali, Nusa Tenggara, Papua (Banuspa), Toto Suharto
ditempat terpisah juga menyampaikan rasa duka yang mendalam atas insiden KMP Yunicee.
Santunan kepada korban yang menjadi peserta BPJAMSOSTEK disebut bentuk hadirnya negara
kepada warganya.
"Melihat besarnya manfaat, saya mengajak seluruh pemberi kerja dan tenaga kerja di Indonesia
bergabung dalam kepesertaan BPJAMSOSTEK," tutup Toto.
179

