Page 195 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 5 JULI 2021
P. 195
"Meskipun bukan hal mudah di masa pandemi, pemagangan bisa dijadikan solusi sebab adanya
pemagangan bisa memberikan pelatihan bagi pencari kerja (pencaker)," ujar Wakil Ketua Apindo
Bidang Ketenagakerjaan Bob Azam dalam keterangan tertulisnya, Jumat.
Menurutnya, pemagangan ini bukan hanya menguntungkan perusahaan besar, juga bagi usaha
kecil menengah (UKM) agar bisa mendapatkan akses tenaga kerja terampil.
Melalui program pemagangan, para pencari kerja bisa mengikuti pelatihan di perusahaan yang
memiliki fasilitas pelatihan yang baik, sebelum nantinya bekerja di UMKM.
"Jadi ada kerja sama segitiga, pemerintah melalui BLK dengan perusahaan yang memiliki fasiltias
pelatihan yang baik, terutama perusahaan Jepang, " katanya.
Untuk menyukseskan pencanangan program magang 2021-2022, Apindo mendorong
perusahaan Jepang agar membuka diri lebih besar lagi dalam melakukan pemagangan dan
pelatihan. Termasuk transfer teknologi terhadap pekerja Indonesia dan mitra perusahaan Jepang
di Indonesia.
"Terutama untuk yang perusahaan yang berorientasi pada usaha kecil dan ekspor. Kami
berharap JJC mampu optimal menyerap pemagangan untuk menyukseskan Year of
Apprenticeship," kata dia.
Dukungan senada dikatakan Chairman Jakarta Japan Club (JJC) Takuji Konzo dan menyatakan
kesiapannya untuk membantu pemerintah mensukseskan pemagangan di seluruh perusahaan
yang tergabung dalam JJC.
Menurutnya, JCC akan menyukseskan program pemagangan yang dicanangkan Menaker Ida
Fauziyah. Takuji juga ingin mengembangkan kerja sama dengan Apindo/Kadin untuk segera
menyelenggarakan program magang ke UMKM.
"Perusahaan Jepang yang ada di Indonesia sebanyak 1.500 perusahaan, 700 perusahaan
merupakan anggota JJC. Kami akan sosialisasikan untuk membuka diri terhadap program
pemagangan yang dicanangkan Kemnaker, " katanya.
.
194

