Page 299 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 5 JULI 2021
P. 299

Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi para korban," ucap Direktur
              Pelayanan BPJAMSOSTEK Roswita Nilakurnia.
              Seperti  yang  diketahui  KMP  Yunicee  berlayar  dari  Pelabuhan  Ketapang  Banyuwangi  menuju
              Pelabuhan Gilimanuk dengan membawa 53 orang yang terdiri dari 41 penumpang dan 12 anak
              buah kapal (ABK). Hingga saat ini BPJAMSOSTEK telah berhasil mengidentifikasi bahwa terdapat
              3 orang peserta menjadi korban meninggal dunia dalam musibah tersebut.

              Untuk sementara, total manfaat yang dihitung oleh BPJAMSOSTEK dari ketiga peserta tersebut
              adalah sebesar Rp583 juta, dan angka ini dapat terus bertambah seiring perkembangan proses
              identifikasi dan verifikasi lanjutan.
              Roswita menjelaskan bahwa peserta yang mengalami luka-luka akan mendapatkan manfaat JKK
              berupa  perawatan  tanpa  batas  biaya  sesuai  kebutuhan  medis.  Selain  itu  jika  peserta  untuk
              sementara waktu tidak mampu bekerja, BPJAMSOSTEK juga akan membayarkan 100% gajinya
              selama 12 bulan pertama, dan 50% untuk bulan selanjutnya hingga sembuh.
              Sedangkan bagi peserta yang mengalami kecelakaan dan meninggal dunia saat sedang bertugas,
              maka ahli waris berhak mendapatkan santunan JKK sebesar 48 kali upah terakhir yang dilaporkan
              kepada  BPJAMSOSTEK.  Selain  itu  anak  ahli  waris  peserta  juga  berhak  atas  beasiswa  dari
              pendidikan dasar hingga perguruan tinggi dengan nilai maksimal Rp174 juta untuk 2 orang anak.

              Demikian juga jika ada dari peserta yang menjadi korban meski tidak sedang bertugas atau
              dalam kedinasan, tetap berhak atas santunan Jaminan Kematian senilai Rp42 juta yang akan
              diberikan kepada ahli waris yang sah. Untuk program ini juga berlaku beasiswa bagi 2 orang
              anak.

              Tak hanya itu, ahli waris peserta yang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut juga secara
              otomatis akan mendapatkan manfaat Jaminan Hari Tua (JHT) yang merupakan tabungan peserta
              semasa masih aktif bekerja dan Jaminan Pensiun (JP).
              "Semoga  korban  yang  masih  dalam  pencarian  dapat  segera  ditemukan,  dan  kami  juga
              menghimbau kepada seluruh pekerja untuk melindungi diri dari risiko-risiko kecelakaan kerja dan
              kematian dengan mendaftarkan diri menjadi peserta BPJAMSOSTEK," tutup Roswita.

              (*).






























                                                           298
   294   295   296   297   298   299   300