Page 149 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 MEI 2021
P. 149
Judul Atensi Moeldoko untuk Pekerja Migran, Bukti Hadirnya Negara
Nama Media mediaindonesia.com
Newstrend Biaya PCR Test dan Vaksinasi Bagi Pekerja Migran
Halaman/URL https://mediaindonesia.com/nusantara/403432/atensi-moeldoko-untuk-
pekerja-migran-bukti-hadirnya-negara
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-05-06 15:40:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko memberikan atensi atas program tes PCR dan
vaksinasi covid-19 bagi pekerja migran Indonesia. Kebijakan itu menjadi solusi, sekaligus bukti
bahwa negara hadir. "KSP menghormati keberadaan pekerja migran Indonesia. Upaya yang ia
lakukan itu didasarkan pada keinginan agar biaya tes PCR dan vaksinasi tidak membebani
mereka. PMI adalah ujung tombak negara untuk memperoleh devisa dari luar negeri," ungkap
Khairul Anam, tokoh muda yang juga Ketua Umum Milenial Muslim Bersatu.
ATENSI MOELDOKO UNTUK PEKERJA MIGRAN, BUKTI HADIRNYA NEGARA
KEPALA Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko memberikan atensi atas program tes PCR dan
vaksinasi covid-19 bagi pekerja migran Indonesia. Kebijakan itu menjadi solusi, sekaligus bukti
bahwa negara hadir.
"KSP menghormati keberadaan pekerja migran Indonesia. Upaya yang ia lakukan itu didasarkan
pada keinginan agar biaya tes PCR dan vaksinasi tidak membebani mereka. PMI adalah ujung
tombak negara untuk memperoleh devisa dari luar negeri," ungkap Khairul Anam, tokoh muda
yang juga Ketua Umum Milenial Muslim Bersatu.
Dia menambahkan, pernyataan Moeldoko yang mewanti-wanti semua pihak agar tidak
membebani para calon pekerja migran Indonesia, dan tidak menjadikan biaya tes PCR maupun
vaksinasi sebagai area yang merugikan rakyat kecil, menegaskan perhatian dan kehadiran
negara untuk memuliakan mereka. Hal tersebut menjadi tambahan bukti bahwa pemerintah
sangat menghargai fungsi, peran dan keberadaan PMI dalam pembangunan ekonomi negara.
Menurut Anam, sikap KSP yang memberikan perhatian kepada PMI tersebut wajar dilakukan para
pengemban amanah pemerintahan yang sadar akan peran-peran setiap anak bangsa dalam
memberikan pengabdian.
"Hanya mungkin selama ini kita jarang melihat sikap-sikap kenegarawanan seperti itu, sehingga
apa yang dilakukan KSP menjadi terkesan mengistimewakan para PMI," kata Anam.
148

