Page 150 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 MEI 2021
P. 150
Tetapi, dia menambahkan, kalau pun KSP memberikan keistimewaan kepada para pekerja
migran, sebenarnya hal itu pun wajar juga. "Bagaimana mungkin negara tidak berterima kasih,
dengan memberi mereka perhatian dan bantuan yang diperlukan, karena sumbangan mereka
untuk devisa negara pun sangat tinggi," lanjutnya.
Kolaborasi pemangku kepentingan Anam menyatakan, selama 2020 saja negara telah
memperoleh cadangan devisa hingga Rp 159,6 triliun sebagai sumbangan dari aktivitas ekonomi
para pekerja migran. Kalau pun pada pernyataannya Moeldoko menegaskan bahwa sewajarnya
pemerintah memberikan perhatian--Moeldoko mengistilahkannya dengan hamparan karpet
merah--hal itu masih dalam batas yang sangat wajar.
"Itu juga mencerminkan bagaimana seorang pengemban amanah publik menghormati peran
setiap unsur anak bangsa untuk negara yang sama-sama kita cintai ini," tambah dia.
Yang menarik, kata Anam, adalah bagaimana KSP melakukan bantuan tersebut tidak dalam
bentuk kerja-kerja one man show, melainkan dengan menyinkronkan dan melibatkan banyak
pihak yang terlibat di dalamnya. Di antaranya Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian
Kesehatna, dan perbankan, seperti BNI.
"Pelibatan sebanyak mungkin pemangku kepentingan dalam membantu para calon PMI ini tidak
hanya merupakan terobosan aturan yang mempermudah para PMI, tapi juga langkah cerdas
menyatukan dan menyinkronisasi berbagai pemangku kepentingan," lanjutnya.
Sebelumnya, Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja (Bina Penta) Kemenaker, Suhartono,
mengungkapkan meski dalam suasana pandemi, tahun lalu Indonesia mengirim sebanyak 114
PMI profesi perawat dan careworker batch ke-13 ke Jepang. BNI terlibat aktif dalam kerja sama
yang difasilitasi pemerintah tersebut.
Saat ini, menurut Suhartono, tengah disiapkan pengiriman 274 calon PMI ke Jepang yang
merupakan bagian dari perjanjian Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA).
(N-2).
149

