Page 183 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 MEI 2021
P. 183
Sementara itu, Kepala Disnakertrans Jateng, Sakina Roselasari, mengatakan aduan itu diterima
oleh Posko THR Disnakertrans Jateng dan enam Satwasker di Jateng. Aduan itu bisa jadi lebih
banyak, karena masing-masing Disnaker tingkat Kabupaten/ Kota juga membuka posko serupa.
Setidaknya ada tiga alasan aduan. Pertama karyawan belum menerima THR hingga H-7
sebagaimana ketentuannya. Kedua, THR yang dicicil dan ketiga adalah nominal THR yang tak
sesuai aturan.
Sakina mengatakan pantauan tersebut dilakukan dengan tujuan memberikan perlindungan pada
pekerja. Ia menekankan, THR itu wajib dibayarkan oleh perusahaan kepada pekerjanya. Pekerja
disebutnya sebagai bagian hubungan industrial dan pengeluaran THR perusahaan mesti sudah
diperhitungkan sebelumnya.
"Kami bersama dengan DPRD Jateng dan pengawas ketenagakerjaan akan melakukan audit
turun ke perusahaan yang tak patuh," katanya.
Jika memang ada perusahaan nakal yang benar-benar tak patuh aturan, katanya, sanksi telah
menanti. Yakni teguran tertulis hingga pembekuan izin usaha.
Dalam pantauan tersebut, terdapat empat perusahaan yang didatangi, yaitu PT Victoria Care
Indonesia serta PT Samwon Busana Indonesia di Kawasan Industri Candi, Kota Semarang.
Kemudian, PT Roda Maju Bahagia dan PT Dae Young Textile di Kawasan Ekonomi Khusus,
Kabupaten Kendal.
182

