Page 23 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 MEI 2021
P. 23

70 PERSEN PERUSAHAAN DI DEPOK SUDAH BAYAR THR

              Kepala  Dinas  Tenaga  Kerja  (Disnaker)  Kota  Depok  Manto  menjelaskan  sekitar  70  persen
              perusahaan di Kota Depok telah memenuhi kewajibannya dengan membayarkan Tunjangan Hari
              Raya  (THR)  karyawan,  terutama  perusahaan  yang  tergabung  dalam  Asosiasi  Pengusaha
              Indonesia (Apindo).

              "Alhamdulillah,  sejauh  ini  belum  ada  perusahaan  yang  keberatan  atas  dikeluarkannya  Surat
              Edaran (SE) Kementerian Ketenagakerjaan RI Nomor M/6/HK.04-/IV/2021 tentang pelaksanaan
              pemberian THR keagamaan Tahun 2021 di perusahaan. Saat ini sudah 70 persen perusahaan
              telah menunaikan kewajiban untuk membayar THR," kata Manto di Depok, Selasa (4/5).

              Dikatakannya, sebagian perusahaan telah membayarkan THR lebih awal dari batas waktu yang
              ditetapkan pemerintah. Yaitu maksimal tujuh hari atau H-7 sebelum lebaran. Disnaker juga telah
              membentuk  posko  pengaduan  THR  dengan  jumlah  perusahaan  di  Kota  Depok  sekitar  2.000
              perusahaan.
              "Memang ada beberapa perusahaan yang belum memberikan THR, namun masih kami monitor
              sampai H-7 lebaran," katanya.

              Manto  berharap,  seluruh  perusahaan  di  Kota  Depok  bisa  memenuhi  kewajibannya,  dengan
              membayar THR sesuai ketentuan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 6
              Tahun 2016 tentang THR keagamaan bagi pekerja. "Melalui peraturan yang sudah ditetapkan
              ini, menjadi perhatian bagi pemimpin perusahaan untuk memenuhi hak tenaga kerja, khususnya
              di Kota Depok," katanya.

              Manto berharap agar tercipta hubungan industrial yang harmonis antara pekerja dan pengusaha
              di  Kota  Depok,  sehingga  tercipta  iklim  usaha  yang  baik."Semoga  selalu  tercipta  hubungan
              industrial yang harmonis antara pekerja dan pengusaha di Kota Depok," ujarnya.

              Manto menjelaskan pada peringatan May Day 1 Mei 2021, tidak ada buruh di Kota Depok yang
              melakukan aksi demo saat peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, karena saat, ini
              masih dalammasa pandemi Covid-19 dan protokol kesehatan harus tetap dijalankan."Ini sudah
              menjadi kesepakatan kami dengan serikat pekerja" ujarnya.

              Dikatakannya  pihaknya  bersama  serikat  pekerja  dan  buruh  melakukan  doa  bersama  untuk
              memperingati Hari Buruh. Selain itu, imbuhnya, acara tersebut juga dirangkai dengan kegiatan
              sosial berupa santunan anak yatim. "Alhamdulillah, acara berjalan lancar dan tertib. Seluruh
              peserta  juga  menerapkan  protokol  kesehatan,"  terangnya.  Dia  berharap,  ke  depan  buruh
              semakin sejahtera. em
























                                                           22
   18   19   20   21   22   23   24   25   26   27   28